Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Petani Bunga di Desa Sidomulyo Kota Batu Terdampak PPKM Darurat

Para petani bunga hias di Kota Batu merasakan dampak buruk akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Petani bunga di Desa Sidomulyo Kota Batu sedang memeriksa kondisi bunga. PPKM Darurat telah membuat penjualan petani bunga mawar merosot drastis. 

“Meski bisa masuk dengan persyaratan rumit itu, tapi di sana juga tidak bisa jualan karena peminatnya juga menurun. Pembeli saya mayoritas juga penjual,” paparnya.

Sugiono juga segera memangkas bunganya agar bisa tumbuh tangkai bunga yang baru.

Namun pemangkasan ini berisiko pada pembengkakan biaya perawatan bunganya yang berada di lahan 800 meter persegi.

Dia harus kembali memupuk dan menyemprot pestisida agar tanaman berbunga dengan baik.

Dengan begitu, biaya perawatan bunga lebih banyak lagi sementara di waktu yang sama, pendapatannya berkurang drastis. 

"Kalau terus terusan seperti ini tentu kami harus ganti profesi. Sejak PPKM ini baru 5 pembeli yang datang ke sini, itupun sedikit dan mereka warga Kota Batu," paparnya.

Sementara itu, Ibadi Sholikin, petani bunga mawar lainnya juga mengalami kesulitan yang sama.

Ia mengatakan mayoritas pembelinya berasal dari luar kota.

"Pembeli saya biasanya ada yang datang ke sini, ada juga permintaan untuk mengirim ke luar kota juga. Ada dari Pontianak, Flores, Jogja dan lainnya," ujar Sholikin.

Lelaki yang sudah menjadi petani bunga mawar sejak 1998 itu mengaku bisa mengirim bunga mawar ke luar kota hingga 10 ribu polybag dalam waktu seminggu.

Namun karena ada PPKM, untuk menjual 1.000 bunga saja sulit sekali.

"Kalau gak laku ya dibakar saja, kemudian menanam tanaman lain karena bunga mawar ini rumit perawatannya. Kalau sudah dipotong sekali dua kali tetap gak terjual maka mau tidak mau ya dibakar saja,” keluh Sholikin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved