Bermula dari Bocah-bocah Sakit Aneh Giliran, Wanita Ini Tewas Mengenaskan di Tengah Hutan

Yulina Hia (27) tewas mengenaskan di tengah hutan Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Editor: Zainuddin
Tribunnews
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Yulina Hia (27) tewas mengenaskan di tengah hutan Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Diduga Yulina tewas akibat dibunuh sembilan pria, yaitu berinisial MH (35), JH (22), OWW (40), IL (34), BN (53), BH (36), JZ (45), SG (34), dan WMN (28).

Pembunuhan bermula saat beberapa anak mengalami sakit secara bergantian di Desa Petodaan.

Para pelaku itu menduga bocah-bocah tersebut sakit akibat guna-guna.

Para pelaku menuduh pasangan suami istri (pasutri) Anugerah Daeli (35) dan Yulina Hia (27) sebagai biang kerok penyakit tersebut.

Pelaku menuding pasutri tersebut memiliki ilmu guna-guna yang menyebabkan bocah-bocah sakit.

Akhirnya tersangka MH memerintahkan tersangka lainnya untuk mengikat dua korban tersebut menggunakan tali jemuran.

Para pelaku mengikat kaki dan tangan Anugrah Daeli di tiang camp.

Sedangkan Yulina Hia diikat di tempat tidur menggunakan tali jemuran.

"Kemudian para pelaku menyiksa dua korban itu," kata AKP Nardy Masry Marbun, Kasatreskrim Polres Pelalawan, Minggu (1/8/2021).

Para pelaku memukul dan menyulut tubuh dua korban itu menggunakan besi panas.

Penyiksaan itu mengakibatkan Anugrah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, dan Yulina meninggal.

Para pelaku membungkus mayat Yulina dengan terpal.

Kemudian para pelaku membawa mayat wanita itu ke kapal kayu bermotor atau pompong.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved