Breaking News:

Berita Kediri Hari Ini

Kendala Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kota Kediri Kuota Vaksin Terbatas

Pemerintah Kota Kediri mengajak perguruan tinggi berbasis kesehatan turut bergabung sebagai vaksinator Covid-19 di Kota Kediri. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: isy
didik mashudi/suryamalang.com
Pejabat Forkompimda Kota Kediri meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang banyak diikuti anak usia 12 tahun ke atas di Taman Tirtoyoso, Kota Kediri, Minggu (1/8/2021). 

Berita Kediri Hari Ini
Reporter: Didik Mashudi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjadi salah satu pembicara dari tiga kepala daerah di Jawa Timur dalam acara virtual Kajian Operasional Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 bersama Satgas Penanganan Covid-19 di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Senin (2/8/2021).

Dijelaskan Abu Bakar, Pemerintah Kota Kediri mengajak perguruan tinggi berbasis kesehatan turut bergabung sebagai vaksinator Covid-19 di Kota Kediri

Karena itu, Kota Kediri memiliki banyak tenaga untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Namun kendala yang dialami dalam percepatan vaksinasi adalah stok vaksin di Kota Kediri yang terbatas. 

“Tenaga kami banyak. Nanti kalau di Kota Kediri selesai maka tenaga kita bisa diperbantukan ke daerah lain, sehingga percepatan vaksinasi berjalan lancar dan target dapat segera dicapai,” ujarnya. 

Tak hanya membantu percepatan vaksinasi Covid-19, relawan dari perguruan tinggi berbasis kesehatan ini juga membantu melakukan testing dan tracing di Kota Kediri

Testing dan tracing terus ditingkatkan agar laju penyebaran Covid-19 di masyarakat dapat terus ditekan.

“Kita libatkan mahasiswa untuk melakukan testing dan tracing. Namun kendala saat ini banyak sekali orang yang tidak mau ditest padahal sudah masuk dalam tracing. Ini yang perlu ada penekanan,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan strategi penanganan Covid-19 di Kota Kediri mulai dari penanganan hulu, penanganan hilir dan penanganan dampak. 

Penanganan hulu dilakukan dengan pengendalian mobilitas, penyekatan dan pengalihan arus, vaksinasi, serta testing dan tracing. 

Selanjutnya, penanganan hilir mulai dari penanganan warga isoman, penyediaan isolasi terpusat, penambahan tempat tidur di rumah sakit dan menjaga ketersediaan oksigen dan obat. 

Penanganan dampak dengan pemberian bantuan sosial kepada warga dan pemberian bantuan untuk pelaku usaha.

Selain itu ada Instruksi Wali Kota Kediri Gerakan Berbagi Membantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19, Gerakan Membantu Warga Isoman (Batman), serta PKK Kota Kediri berkontribusi dalam program vaksinasi dan dapur umum PKK Kota Kediri bagi warga isoman. 

Penanganan dampak ekonomi dilakukan dengan dana bergulir bagi UMKM Kota Kediri, membebaskan denda keterlambatan pajak, dan membuat himbauan serta monitoring ke perusahaan untuk menghindari PHK.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved