Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

Siswa Madrasah dan Santri di Trenggalek Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

Siswa madrasah dan santri pondok pesantren di Trenggalek mulai menerima vaksin Covid-19.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: isy
aflahul abidin/suryamalang.com
Pelajar MTsN 1 Trenggalek melaksanakan vaksinasi Covid-19, Senin (2/8/2021). 

Berita Trenggalek Hari Ini
Reporter: Aflahul Abidin
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | TRENGGALEK - Siswa madrasah dan santri pondok pesantren di Trenggalek mulai menerima vaksin Covid-19.

Sebanyak 1.444 dosis vaksin Covid-19 diberikan kepada para siswa MTsN 1 Trenggalek dan 600 dosis diberikan kepada para santri Pondok Pesantren Qomarul Hidayah di Kecamatan Tugu pada Senin (2/8/2021).

Harapannya, vaksinasi Covid-19 untuk siswa madrasah dan santri ini bisa membantu terbentuknya kekebalan dari virus corona di mereka yang berada di rentang usia 12-19 tahun.

"Jadi sasaran kita madrasah dan pondok pesantren karena supaya mereka sudah tervaksin ketika pembelajaran tatap muka nanti dimulai," kata Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar.

Pelaksanaan vaksinasi untuk siswa madrasah dan santri ponpes hari itu digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Selain vaksainasi Covid-19, pihak BIN juga menggelar pengetesan dan pelacakan penularan Covid-19 lewat tes cepat antigen.

Oleh BIN pusat, kata Rudy, pihaknya dibekali dengan satu unit mobil ambulans dan satu unit mobil labolatorium untuk pengetesan dan pelacakan tersebut.

"Tadi sebelum divaksin, di sini kami swab antigen. (Kalau) ada yang reaktif, langsung kami tes PCR (polymerase chain reaction)," ujar dia.

Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengapresiasi langkah BIN dalam pelaksanaan vaksinasi massal di Trenggalek.

"Saya berterima kasih, dalam hal ini Bapak Kabinda beserta jajaran dan BIN pusat yang all out. Tidak hanya jumlah vaksinasi yang dikirim, tapi kemudian sasaran kita ingin sesegerakan, yakni para pelajar," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Jika semakin banyak siswa yang tervaksin, bukan tidak mungkin pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah di Trenggalek bisa terlaksana.

Terutama jika kabupaten itu telah masuk dalam wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 atau 1.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved