Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Malang Sanusi Belum Bahas Bantuan bagi Pelaku Pariwisata

Bupati Malang, Muhammad Sanusi, belum membahas rencana pemberian bantuan bagi pelaku pariwisata yang terdampak PPKM Level 4.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, belum membahas rencana pemberian bantuan bagi pelaku pariwisata yang terdampak PPKM Level 4.

Sanusi berdalih jika dirinya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

Alhasil, realisasi pemberian bantuan bagi pelaku pariwisata masih semu.

"Tergantung dari (pemerintah) pusat, kami di daerah kan melakukan instruksi dari pusat. Belum dirumuskan. Nah ini nunggu-nunggu petunjuk. Nanti kami rapatkan bareng," ungkap Sanusi ketika dikonfirmasi seusai seremoni bagi-bagi masker, Selasa (3/8/2021).

Sanusi menegaskan pihaknya sudah berkontribusi dalam pemberian bantuan bagi warga terdampak PPKM Level 4.

Ia memamerkan penyaluran bantuan 2.001 ton beras yang telah dilakukan baru-baru ini.

Bantuan tersebut berasal dari Kementrian Sosial.

"Selama ini bantuan beras 10 kilogram untuk warga terdampak yang data di kementrian sosial. Sudah kami berikan 2.001 ton lebih," tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Kadin Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo menjelaskan kondisi terkini pelaku usaha pada masa PPKM Level 4.

"Dari 1.000 anggota saya, lebih dari 50 persen orang yang gulung tikar. Sektor yang paling banyak souvenir oleh-oleh, pedagang kuliner dan pengusaha cafe dan tempat hiburan juga," ungkapnya.

Kendati demikian, Priyo mengkiaskan jika dirinya tak bisa berbuat banyak terkait adanya perpanjangan PPKM ini.

"Itu kebijakan pemerintah walaupun itu menyakitkan bagi pelaku usaha bisnis UMKM," terang Priyo.

Priyo mengaku berkali-kali sudah menyampaikan aspirasi pedagang kepada pemerintah.

"Seperti pedagang kaki lima bisa diperpanjang waktu jualannya. Karena mereka buka jam 4 sore tutup jam segitu (jam 8) mereka dapat apa. Sudah sering saya sampaikan di webinar dan sebagainya," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved