Selasa, 14 April 2026

Pasien Covid-19 di Tulungagung Didominasi Warga yang Belum Pernah Divaksin

Dari 2.750 pasien covid-19 di Tulungagung, sebagian besar adalah warga yang belum pernah mendapat suntikan vaksin

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Seorang warga menerima suntikan vaksin covid-19 

SURYAMALANG, TULUNGAGUNG - Selama rentang waktu antara 1 Maret-28 Juli 2021 terdapat 2.750 pasien Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

Dari jumlah itu, pasien yang terkonfirmasi maupun yang meninggal dunia didominasi warga yang belum vaksin.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka, mengatakan pasien yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 424 orang.

“Jumlah itu setara 15 persen total pasien dalam rentang Maret  hingga Juli (2021). Mereka sudah menerima dosis pertama, sehingga kekebalannya belum sempurna,” terangnya.

Pasien yang sudah menerima vaksin dosis pertama dan kedua sebanyak 51 orang, atau dua persen saja.

Sedangkan pasien yang belum menerima vaksin sama sekali sebanyak 2.275 orang, atau 83 persen.

Dari data itu menunjukkan, warga yang telah divaksin menurunkan risiko terpapar virus corona.

“Warga yang sudah divaksin lengkap masih ada yang terpapar. Namun jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding yang belum divaksin sama sekali,” papar Didik.

Dari 2.750 pasien itu, sebanyak 60 orang di antaranya meninggal dunia.

Satu di antara pasien yang meninggal dunia adalah warga yang sudah menerima suntikan vaksin lengkap.

Masih menurut Didik, kematian pasien yang sudah divaksin ini karena mempunyai penyakit penyerta.

“Dia sakit DM (diabetes melitus). Penyakit penyerta ini yang memicu korban akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.

Sedangkan lima pasien meninggal adalah warga yang sudah menerima suntikan dosis pertama, setara delapan persen.

Sisanya sebanyak  54 pasien atau 90 persen yang meninggal dunia belum menerima suntikan vaksin sama sekali.

Dari data ini Didik menunjukkan, vaksinasi juga menurunkan risiko kematian pada pasien Covid-19.

“Jadi jangan ragu-ragu, vaksin Covid-19 sangat membantu menjaga kita dari fatalitas saat terinfeksi,” pungkas Didik. (David Yohanes)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved