Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

193 Dokter Baru Resmi Dilantik, Dekan FK Unair Beri Pesan Ini

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya melantik 193 dokter baru.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: isy
Unair
Dokter baru saat dilantik secara offline di Aula FK Unair, Rabu (4/8/2021). 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Sulvi Sofiana
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melantik 193 dokter baru.

Prosesi pelantikan dokter baru ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis(4-5/8/2021). 

Prosesi pelantikan dilaksanakan secara hybrid.

Di hari pertama, 20 orang hadir offline di Aula FK Unair, sementara 76 hadir online. 

Di hari kedua, 20 dokter baru akan hadir secara offline dan 77 dokter mengikuti pelantikan online.  

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Prof Dr dr Budi Santoso SpOG(K) menuturkan pengetatan prosesi pelantikan ini dilakukan untuk mencegah potensi transmisi Covid-19. 

"Saat ini sedang menjalani PPKM(Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), maka segala kegiatan di FK Unair juga kami sesuaikan. Semoga ini tidak mengurangi kekhidmatan prosesi pelantikan kepada anak didik kami," terangnya. 

Kepada para dokter baru ini, Prof Budi berpesan agar para mahasiswa ini mengamalkan ilmu yang telah ditempuh di FK Unair sebaik mungkin, mematuhi etik dokter serta membawa nama baik FK Unair

Selain itu, agar para dokter baru ini terus menimba ilmu dan mengambil studi spesialisasi yang dibutuhkan masyarakat. 

Selain itu, Dekan yang akrab disapa Prof Bus ini juga berharap agar para dokter baru ini segera kembali ke masyarakat untuk melaksanakan pengabdian. 

Apalagi di situasi Pandemi Covid-19 saat ini, keberadaan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 

"Kehadiran dokter saat ini ditunggu-tunggu oleh pemerintah dan masyarakat. Manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk terjun ke masyarakat."

Direktur Utama RS UNAIR, Prof Dr Nasronudin SpPD KPTI-FINASIM turut hadir dalam pelantikan berharap, selain agar para dokter baru ini memaksimalkan upaya promotif preventif serta kuratif dalam tata laksana Covid-19 dengan edukasi dan vaksinasi, juga dengan mengeksplor varian-varian baru yang ada. 

"Kami harus berusaha supaya virus tidak masuk ke tubuh manusia dengan prokes dan lain sebaiknya. Kemudian bagaimana virus yang masuk itu tidak menimbulkan gejala. Kalau toh menimbulkan gejala, ringan saja jangan berat," terangnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved