Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pendapatan Menurun saat PPKM, Pedagang Pasar di Kota Malang Minta Pembebasan Retribusi

Adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Level 4 di Kota Malang berdampak pada penurunan omzet para pedagang di pasar raykat

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
rifky edgar/suryamalang.com
Suasana pedagang dan pembeli di Pasar Besar Kota Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Level 4 di Kota Malang berdampak pada penurunan omzet para pedagang di pasar raykat.

Para pedagang mengeluh, lantaran pendapatannya menurun drastis hingga 80 persen sejak ditetapkannya PPKM Level 4.

Hal tersebut disampaikan oleh pedagang ketika melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kota Malang belum lama ini.

"PPKM Level 4 ini cukup memberatkan bagi kami (pedagang). Apalagi pendapatan turun sampai 80 persen. Kami minta nanti ada pembebasan retribusi dari pemerintah," ucap, Ketua Persatuan Pedagang Pasar Rakyat Kota Malang Mus Mulyadi.

Para pedagang pun berharap kepada pemerintah Kota Malang agar pembebasan retribusi ini bisa berlangsung hingga akhir tahun ini.

Mengingat sejumlah kebijakan maupun PPKM Level 4 yang diterapkan oleh pemerintah belum tahu kapan akan dihentikan.

"Kalau bisa sampai akhir tahun ini. Karena pendapatan pedagang turun, masa pedagang juga harus membayar retribusi," ucapnya.

Menanggapi keluhan tersebut anggota Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji berjanji, bahwa pihaknya akan meneruskan keluhan dari aspirasi rakyat ini kepada Pemkot Malang.

Pihaknya juga bersepakat keluhan yang disampaikan pedagang ini agar bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Malang.

"Kami menilai perlu untuk adanya pembebasan retribusi pasar bagi pedagang ini. Meski, hal itu tidak harus dilakukan hingga akhir tahun, paling tidak dalam rentang waktu 2 bulan ke depan," ucapnya.

Bayu berharap, apa yang menjadi keluhan masyarakat ini bisa menjadi perhatian khusus untuk dipertimbangkan dan warga tetap bisa hidup di masa penerapan pembatasan ini.

"Ini harus segera dikomunikasikan antara Diskopindag dengan Wali Kota Malang. Agar kondisi bisa segera terkodinir," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved