Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Jambret Kalung Ibu-Ibu di Simo Surabaya Ditangkap, Modusnya Pura-Pura Tanya Alamat dan Jual Koran

Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal Surabaya menangkap pelaku penjambretan kalung emas.

Editor: isy
Polsek Sukomanunggal
Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal Surabaya menangkap pelaku penjambretan kalung emas seberat 8 gram milik Latifah Hidayah (27) warga Simomulyo Baru, Jumat (30/7/2021) pagi lalu. 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Firman Rachmanudin
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal Surabaya menangkap pelaku penjambretan kalung emas.

Perhiasan yang dijambret itu seberat 8 gram milik Latifah Hidayah (27) warga Simomulyo Baru, Jumat (30/7/2021) pagi lalu.

Polisi meringkus tersangka Budi Purnomo (36) warga Banyuurip Kidul Surabaya saat melintas di pertigaan trafic light Raya Darmo Satelit  Surabaya, Rabu (4/8/2021) subuh.

Saat itu, polisi mencurigai Budi yang mengendarai motor Vario putih dengan nomor polisi yang disamarkan menggunakan lakban hitam.

Budi juga mengenakan helm merah sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh polisi dari rekaman CCTV salah satu warga Simo Mulyo Baru.

"Kami hentikan saat di trafic light dan kami lakukan pemeriksaan," kata Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Philips L Ropung, Kamis (5/8/2021).

Philips menyebut saat diinterogasi, tersangka sempat berkilah dan tak berkutik setelah polisi menunjukkan rekaman CCTV ia berada di sekitar lokasi saat kejadian.

"Akhirnya mengakui telah merampas kalung korban di Simo Mulyo Baru," tambah Philips.

Setelah dibawa ke mapolsek, Budi mengakui perbuatanyya telah beraksi sebanyak dua kali.

Ia berpura-pura menanyakan alamat dan menjajakan koran kepada calon korbannya.

Begitu lengah, ia lalu merampas barang berharga korban seperti kalung emas.

Budi juga mengaku, jika kalung seberat 8 gram itu telah dijualnya kepada seseorang.

"Masih kami dalami. Pengakuannya sudah dijual. Sementara orang yang membeli kalung itu sudah meninggal. Kami masih menduga jika tersangka sengaja menyembunyikan fakta. Kalu dijual per gramnya 100 ribu. Ini masih kami dalami," tandas Philips.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved