Berita malang Hari Ini

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Gudang Masjid Assholaatu Imaduddin Klojen Malang

Plh Kapolsek Klojen, AKP Tukimin Hadi mengatakan, bahwa korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/ Kukuh Kurniawan
anggota Polsek Klojen / Tim medis PMI Kota Malang saat akan mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Seorang perempuan  ditemukan meninggal di gudang barang Masjid Assholaatu Imaduddin yang terletak di Jalan Brigjen Slamet Riadi No 158, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (7/8/2021) pukul 23.30 WIB.

Perempuan yang diketahui sebagai seorang tuna wisma itu diduga meninggal dunia karena sakit.

Dari informasi yang didapat korban bernama Sriati (50). Diketahui, korban tinggal sendirian dan sehari-harinya tinggal dan menempati gudang Masjid Assholaatu Imaduddin sejak dua tahun silam.

Plh Kapolsek Klojen, AKP Tukimin Hadi mengatakan, bahwa korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

"Korban sempat mengeluhkan pusing dan nyeri di seluruh tubuh, sebelum akhirnya meninggal dunia. Dari keterangan saksi, korban diketahui mengidap sakit sejak Selasa, (3/8/2021). Namun saat itu, korban masih bisa makan dengan baik, dan hanya mengeluhkan sakit biasa," ujar Tukimin , Minggu (8/8/2021).

Lalu pada Kamis (5/8/2021), korban merasa kondisi tubuhnya memburuk dan mulai kehilangan nafsu makan.

Hingga akhirnya pada Sabtu sore, (7/8/2021) korban enggan memakan makanan yang diberikan oleh saksi.

Kemudian pada Sabtu (7/8/2021) pukul 23.30 WIB, saksi mencoba melihat kondisi korban.

Ternyata, korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tertidur dengan posisi miring.

Saksi pun langsung meminta bantuan warga dan ketua RT setempat.

Usai melihat kondisi korban, warga sekitar langsung melaporkan hal itu ke Polsek Klojen.

Anggota Polsek Klojen bersama dengan tim medis PMI Kota Malang tiba di lokasi kejadian, Minggu (8/8/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

"Saat diperiksa tidak ditemukan tanda-tanda tindakan kekerasan, serta korban memang diduga meninggal karena sakit yang dideritanya. Saksi juga menuturkan, bahwa korban jarang berinteraksi, dan hanya berinteraksi dengan warga sekitar saja," terangnya.

Tukimin Hadi juga menambahkan, setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban dibawa langsung ke kamar jenazah RSSA Malang.

"Korban memang hidup sendirian, sebagai penjual barang rongsokan dan baju bekas, sudah sejak 15 tahun lalu. Karena tidak ada keluarga, jenazah korban langsung kami bawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk diidentifikasi lebih lanjut," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved