Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Warga Diminta Lapor Jika Alami Pemotongan Dana Bansos, Polres Malang: PKM Bisa Telepon ke 110

Polres Malang menyerukan kepada keluarga penerima manfaat (PKM) bantuan sosial (bansos) tunai aktif melapor bila merasa mengalami pemotongan nilai.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Bara'langi. 

Sebelumnya, tersangka yang telah ditangkap oleh polisi bertugas sebagai pendamping PKH di Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang.

Polisi memperluas pendalaman kasus ke wilayah-wilayah sekitar area tugas tersangka korupsi dana bansos.

Donny ingin mengungkap tabir jika terdapat indikasi praktik pelanggaran serupa di wilayah desa lain namun di lingkup kecamatan yang sama.

"Sementara ini Polres Malang menetapkan 1 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemotongan dana bansos tunai. Kami masih melakukan pendalaman lagi terhadap peristiwa lainnya yang ada kaitannya dengan PKH," terang Donny.

Guna mendapatkan informasi yang mendalam, Donny berencana akan memanggi saksi-saksi lain yang merupakan sosok yang seprofesi dengan tersangka.

"Saksi-saksi lain yang kemungkinan dipanggil dari rekan-rekan tersangka lainnya. Karena si tersangka ini penanggunjawab di Desa Kanigoro. Jadi kami ingin bandingkan dengan penanggung jawab di desa lain yang satu kecamatan dengan tersangka," sebut Donny.

Alhasil, Donny mengkiaskan informasi apapun dari laporan masyarakat jika menemui pelanggaran dana bansos akan sangat berguna untuk kepentingan penyelidikan.

"Apabila ada perkembangan mengarah pada penetapan tersangka lainnya kami akan update. Intinya kami akan detail," tutup Donny.

Terakhir, Donny mengatakan para korban pemotongan dana bansos kini sudah mendapatkan haknya kembali. Berupa bantuan tunai senilai Rp 300 ribu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved