Senin, 4 Mei 2026

Ibu Hamil di Kota Kediri Diimbau Segera Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Ibu hamil yang ada di Kota Kediri dihimbau untuk segera melakukan vaksinasi covid-19.

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana (kanan) berbincang dengan ibu hamil yang mengikuti vaksinasi di Taman Sekartaji, Sabtu (7/8/2021). 

SURYAMALANG, KEDIRI - Ibu hamil yang ada di Kota Kediri dihimbau untuk segera melakukan vaksinasi. Dalam masa pandemi Covid-19 ibu hamil masuk dalam risiko tinggi apabila terpapar Covid-19. 

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, Pemkot Kediri telah menyediakan slot khusus bagi vaksinasi ibu hamil.

“Bagi ibu hamil yang sesuai syarat dan aturan silahkan datang ke puskesmas untuk melakukan vaksinasi. Kita prioritaskan ibu hamil agar segera mendapat vaksinasi,” ujar Abdullah Abu Bakar, Rabu (11/8/2021).

Wali Kota Kediri juga meminta agar petugas puskesmas terus memantau dan memberikan penanganan maksimal pada ibu hamil yang terpapar Covid-19. Selain pemantauan juga pemberian bantuan. 

“Petugas puskesmas harus terus melakukan pemantauan terhadap kesehatan ibu hamil. Pada ibu hamil yang terpapar Covid-19 harus diberikan penanganan yang cepat,” tegasnya.

Dia menegaskan, pemerintah Kota Kediri terus berupaya maksimal dalam penanganan Covid-19.

Terkait risiko yang dihadapi ibu hamil yang terpapar covid-19, Evita, serang bidan dari Puskesmas Kota Wilaya Utara menceritakan pengalamannya. 

Dia menyebut ada seorang  warga Kelurahan Banjaran yang terpapar covid-19 saat kondisi hamil.

Dia dan petugas Puskesmas Kota Wilayah Utara dengan cepat melakukan tracing dan testing pada kontak erat. 

Pemantauan kondisi ibu hamil yang terpapar Covid-19 tersebut terus dilakukan. “Setelah terkonfirmasi positif Covid-19, kami berikan vitamin dan obat sesuai dengan keluhan pasien”, kata bidan Evita.

Setelah dilakukan tindakan operasi sesar kondisi ibu tersebut drop hingga meninggal. Bayi yang dilahirkan selamat dan sehat. 

Petugas dan bidan Evita dari Puskesmas Kota Wilayah Utara pun mencari diantara keluarga yang dapat merawat bayi tersebut. 

Akhirnya bayi tersebut dirawat oleh keluarganya di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri karena keluarga di Kota Kediri semua sedang menjalani isolasi mandiri. 

Selain kesulitan mencari keluarga yang merawat, pihak rumah sakit berhati-hati saat menyerahkan bayi. “Meskipun sudah ada keluarganya, rumah sakit meminta harus didampingi nakes dari puskesmas yang merujuk beserta pak lurah," jelasnya.

 Sekarang bayinya sudah ada yang merawat. Keluarga bisa membawa si bayi kontrol ke faskes terdekat. "Kami tetap memantau melalui telepon perkembangan si bayi. Bantuan berupa susu formula dan diapers juga telah disalurkan,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved