25 Anak Korban Covid-19 di Tulungagung Menerima Pendampingan Psikososial
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung memberikan pendampingan psikososial kepada 25 anak korban Covid-19.
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
SURYAMALANG, TULUNGAGUNG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung memberikan pendampingan psikososial kepada 25 anak korban Covid-19.
Mereka adalah anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19.
Menurut Kepala Dinsos Kabupaten Tulungagung, Suyanto, sebenarnya jumlah anak-anak yang terdampak jauh lebih banyak.
“Jumlah itu yang sudah terdata dan sudah kami lakukan pendampingan psikososial,” terang Suyanto, Senin (16/8/2021).
Lanjutnya, pendampingan psikososial sangat penting bagi anak yang ditinggal orang tuanya ini.
Sebab mereka butuh penguatan mental agar merasa terayomi.
Karena itu pihaknya berupaya menjangkau anak-anak dengan nasib yang sama.
“Memang butuh upaya pendataan, karena kematian karena Covid-19 datanya ada di Dinas Kesehatan,” sambung Suyanto.
Selain itu Dinsos juga memberikan bantuan sembako kepada anak-anak ini.
Lebih jauh Suyanto mengungkapkan, ada banyak tambahan bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19.
Misalnya ada bantuan beras 10 kilogram untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk penerima BST dan PKH sebanyak 68.000 paket.
Lalu bantuan 3000 paket di luar PKH, BST dan BPNT.
“Setelah ini ada lagi khusus untuk PKM BPNT,” ujarnya. (David Yohanes)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bantuan-psikososial-untuk-anak-korban-covid.jpg)