Assessment Lelang Jabatan Pemprov Jatim Dimulai, Diikuti 58 Orang Peserta
Tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama yang digelar Pemprov Jatim memasuki masa assessment, tapi hanya diikuti 58 orang
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: eben haezer
SURYAMALANG, SURABAYA - Tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama yang digelar Pemprov Jatim memasuki masa assessment. Namun tidak semua peserta yang lolos seleksi administrasi menjalani assessment.
Kepala BKD Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni mengatakan bahwa dari hasil seleksi administrasi, total ada 85 orang yang dinyatakan lolos. Namun dari jumlah itu, hanya sebanyak 58 orang di antaranya yang harus mengikuti assesment. Sedangkan 27 orang lainnya tidak mengikuti assessment.
"Hari ini sudah dimulai assessmentnya. Yang ikut hanya 58 orang dan 27 tidak ikut assessment," ungkap wanita yang akrab disapa Yuyun ini, Senin (16/8/2021)
Sesuai ketentuan, Yuyun mengatakan bahwa ASN yang telah melakukan assessment dalam waktu 3 tahun, maka hasilnya masih berlaku. Sehingga 27 orang yang sudah melakukan assessment dalam tiga tahun terakhir masih bisa menggunakan hasil assessment tersebut.
Lebih lanjut, Yuyun menjelaskan pelaksanaan assessment akan dilakukan hingga tanggal 18 Agustus 2021 mendatang. Pelaksanaan assessment ini dibagi menjadi dua kelompok. Setiap kelompok, menjalani dua kali tes yakni tes tulis dan wawancara.
"Kita tunggu hasilnya. Tentunya kita semua berharap agar hasil tes assessment ini bisa menghasilkan ASN yang kompeten dalam menempati setiap posisi yang kini dibuka seleksinya," tegasnya.
Di sisi lain, hari ini sekaligus menjadi hari terakhir masa perpanjangan pendaftaran untuk empat posisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Jatim.
Empat jabatan yang pendaftarannya diperpanjang itu adalah Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdaprov Jatim, Asisten Pemerintahan Sekdaprov Jatim, Dinas Kesehatan dan Wadir Penunjangan Medik RSUD dr Soedono Madiun.
Terkait perpanjangan pendaftaran yang hari ini ditutup pukul 24.00 WIB tersebut, Yuyun mengatakan bahwa sudah cukup banyak pendaftar yang masuk.
Paling tidak dengan perpanjangan ini menambah jumlah pendaftar yang semula tidak mencukupi batas minimal peserta seleksi. Namun untuk update jumlah peserta yang mendaftar, Yuyun belum bisa menyebutkan.
"Saat ini masih proses, kita lihat sampai tengah malam nanti jumlahnya sampai berapa. Yang jelas besok jika semua sudah cukup maka akan langsung dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan kemudian assessment dan seterusnya," tambah Yuyun.
Menurutnya, setiap posisi jabatan akan diisi tiga nama. Dia akan menyerahkan nama itu kepada gubernur setelah semua lolos assessment.
Sebagaimana diketahui bahwa dalam seleksi terbuka atau lelang jabatan Pemprov Jatim kali ini, ada posisii 18 JPT yang kosong di lingkungan Pemprov Jatim.
Yaitu untuk jabatan Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakorwil Madiun Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakorwil Jember Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakorwil Malang Provinsi Jawa Timur, Wadir Penunjang Pelayanan RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur dan Wadir Penunjang dan Pendidikan Penelitian RSUD Dr. Soedono Provinsi Jawa Timur.
Berikutnya, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, serta Direktur RSUD Karsa Husada Batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kepala-bkd-jatim-indah-wahyuni.jpg)