Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Korban Pengguna Tabung Oksigen Palsu Langsung Lemas Nyaris Sekarat Begitu Hirup Oksigennya

Kerabatnya nyaris sekarat sesaat menghirup oksigen tabung oksigen palsu tersebut.

Editor: isy
Luhur Pambudi/TribunJatim.com
WD, korban pengguna tabung oksigen palsu saat ditemui awak media di Balai Wartawan Mapolda Jatim. 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengakuan perwakilan keluarga korban pembeli tabung oksigen medis rekondisi dari tabung alat pemadam api ringan (APAR), buatan tersangka NW (52), bikin merinding.

Pasalnya, sanak familinya yang sedang tergolek lemas mengidap Covid-19 dan membutuhkan gas oksigen itu, nyaris sekarat sesaat menghirup gas oksigen tabung oksigen rekondisi tersebut.

Cerita memilukan, sekaligus mampu memicu rasa geram bagi pendengarnya itu, diungkapkan oleh WD (30) warga Banyuwangi.

WD menjadi satu di antara 50 orang pembeli tabung oksigen medis rekondisi tabung APAR, dari NW.

Ia mengku sama sekali tidak mengetahui kualitas dari tabung oksigen medis yang dibelinya dari NW melalui media sosial (medsos) itu. 

Saat itu, WD mengaku begitu terdesak mencari tabung oksigen medis untuk ayahandanya berinisial P, yang tergolek lemas terpapar Covid-19, selama isolasi mandiri (Isoman).

Setelah tabung oksigen medis buatan NW tiba dan digunakan kepada sang ayahanda.

Anehnya, malah membuat saturasi oksigen pada paru-paru ayahandanya semakin menurun.

"Kemudian, saat dipakai, selain cepat habis, bapak saya saturasinya enggak naik, malah turun. Awalnya 92 persen, jadi 91 persen," katanya saat ditemui awak media di Balai Wartawan, Mapolda Jatim, Rabu (18/8/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved