Breaking News:

Pikap Terjun ke Parit di Surabaya, Pengemudi Mengaku Hindari Sosok Manusia Tak Terlihat

Mobil pikap terjun ke parit sedalam 3 meter di Surabaya. Pengemudi mengaku harus banting setir karena menghindari sosok yang tak terlihat

Editor: eben haezer
tribun jatim/luhur pambudi
Proses evakuasi pikap yang terjun ke parit sedalam 3 meter di Jalan Raya Rungkut, Kali Rungkut, Rungkut, Surabaya, Rabu (18/8/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYAMALANG, SURABAYA - Sebuah mobil pikap pengangkut material toko bangunan terperosok di parit sedalam tiga meter di Jalan Raya Rungkut, Kali Rungkut, Rungkut, Surabaya, Rabu (18/8/2021) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi tepat di depan kampus swasta terkemuka di Kota Surabaya itu.

Berdasarkan sejumlah dokumentasi foto dan video proses evakuasi yang diperoleh, bodi mobil tampak tenggelam pada bagian sisi kanannya.

Selain itu, bodi mobil pada bagian depan tampak ringsek akibat benturan dengan pembatas jalan di pinggiran parit. 

Sekitar pukul 09.50 WIB, proses evakuasi pengangkatan mobil berhasil dilakukan oleh anggota petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, Satuan Rescue, menggunakan sebuah truk jenis Crane.

Pantauan TribunJatim.com di lokasi, tampak ruang kabin mobil pikap tersebut dipenuhi cairan pekat hasil sedimentasi dasar parit.

Sopir mobil pikap bernopol L-8436-LJ itu bernama Kedu Nyanyi alias Ian, warga Sumbar Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Pria berbadan tinggi itu mengungkapkan, insiden yang menimpanya itu, terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kondisi bak mobil pikap yang dikendarainya, dalam keadaan kosong atau tanpa muatan.

Insiden tersebut disebabkan, karena menghindari sesosok orang yang sekelebatan menyeberang tepat di depan mobilnya.

Lantaran tak ingin menabrak sesosok orang tersebut. Ian sontak membelokkan setirnya secara cepat ke arah kiri. Namun nahas, karena manuver mendadak itu membuat bodi mobil terpelanting ke sisi kanan, hingga terperosok di parit tersebut.

"Mau banting ke kiri gak bisa. Bukan kaget, tapi ndadak. Mau menghindari tidak nabrak. Sosok manusia gak kelihatan," katanya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya Dedik Irianto menuturkan, proses evakuasi dilakukan mulai pukul 09.00 WIB, dengan menggunakan truk jenis rescue. Dan dipastikan, tidak ada korban jiwa, dalam insiden tersebut. 

"Korban tidak ada, atau nihil. Itu mobil pengangkut bahan bangunan," pungkas Dedik dalam keterangan resminya.

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved