Kamis, 23 April 2026

Warga Kota Malang yang Menjalankan Isoman Mulai Dipindahkan ke Tempat Isolasi Terpadu

Warga Kota Malang yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah kini mulai bergeser ke tempat isolasi terpusat (isoter).

suryamalang/rifky edgar
Dua petugas kesehatan usai mengantarkan warga yang isoman di Isoter Jalan Kawi Kota Malang 

SURYAMALANG, MALANG - Warga Kota Malang yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah kini mulai bergeser ke tempat isolasi terpusat (isoter).

Pemindahan ini dilakukan secara bertahap. Rabu (18/8) sore tadi ada sejumlah warga yang isoman di pindahkan ke isoter Jl Kawi Kota Malang.

Pemindahan warga isoman tersebut dilakukan menggunakan mobil ambulans dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

Dari pantauan Surya, ada dua orang yang beralih dari isoman menuju isoter.

Dua orang itu langsung dibawa ke ruangan untuk menjalani isoman. Sedangkan barang bawaanya dibawa oleh petugas dengan mengenakan APD lengkap.

"Ini merupakan pemindahan bagi warga yang isoman. Sejak 16 Agustus 2021 kemarin ada 42 orang, 17 Agustus 2021 43 orang dan hari ini 26 orang, tapi akan terus bertambah sampai nanti malam. Target kami hari ini ada 40 an," ucap Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Proses pemindahan warga yang isoman kata Ferdian juga tidak memiliki kendala. Karena sudah ada kesadaran tinggi dari warga.

Pemindahan warga isoman dari rumah ke isoter ini juga berdasarkan laporan dari puskesmas.

Puskemas yang nantinya melaporkan kepada Isoter di Jalan Kawi maupun ke rumah sakit lapangan.

Misalkan ada warga isoman memiliki gejala berat, makan akan langsung dilarikan ke rumah sakit lapangan.

"Mekanisme pemindahan seperti itu. Kalau bisa yang isoman harus dipindahkan ke isoter. Sehingga nanti bisa mengurangi warga yang berada di isoman," ucapnya.

Ferdian menambahkan, bahwa hari ini banyak pasien yang masuk ke rumah sakit. 

Oleh sebab itu dia masing menunggu data lanjutan Covid-19 di Kota Malang.

Sementara ketersediaan bed di isoter jalan Kawi kini mencapai 150 bed dari 220 yang tersedia.

"Nanti lihat dulu ya, kami akan melihat laporan hari ini berapa dan yang sembuh berapa. Karena hari ini banyak warga yang masuk rumah sakit," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved