Breaking News:

Travelling

Kota Blitar Dapat Dana Rp 66,7 Miliar untuk Pengembangan Destinasi Wisata di Proyek Selingkar Wilis

Kota Blitar dapat dana sebesar Rp 66,7 miliar untuk pengembangan destinasi wisata untuk mendukung proyek strategis nasional Selingkar Wilis

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
samsul hadi/suryamalang.com
Kondisi rumah keluarga Bung Karno, Istana Gebang di Kota Blitar. Pemkot Blitar berencana membangun Diorama Perjuangan Bung Karno di Istana Gebang. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Kota Blitar mendapat jatah anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 66,7 miliar untuk pengembangan destinasi wisata untuk mendukung proyek strategis nasional Selingkar Wilis.

Anggaran itu digunakan untuk pengembangan kawasan wisata Makam Bung Karno, pembangunan Museum PETA, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan program itu tertuang dalam Perpres Nomor 80/2019 tentang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Jatim.

Dalam Perpres itu ada beberapa fokus program salah satunya proyek Selingkar Wilis.

Kota Blitar masuk di dalam proyek Selingkar Wilis untuk pengembangan destinasi wisata.

"Skema anggarannya macam-macam. Kota Blitar dapat skema anggaran dari APBN senilai Rp 66,7 miliar," kata Tri Iman kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/8/2021).

Sesuai Perpres, anggaran tersebut dipakai untuk pengembangan kawasan wisata Makam Bung Karno, pembangunan Museum PETA, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Khusus pengembangan kawasan wisata Makam Bung Karno, kata Tri Iman, difokuskan untuk pembangunan Diorama Perjuangan Bung Karno di Istana Gebang.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Diorama Perjuangan Bung Karno sekitar Rp 21 miliar.

Lalu, pembangunan Museum PETA yang anggarannya ditaksir mencapai Rp 26 miliar.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved