Jumat, 17 April 2026

RSU Aisyiyah Ponorogo Belum Turunkan Harga Layanan Tes PCR, ini Alasannya

RSU Aisyiyah Ponorogo belum turunkan tarif tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR). Tes PCR di RSU Aisyiyah masih menggunakan tarif lama, Rp 900 ribu

Editor: eben haezer
tribun jatim/sofyan arif candra
IGD RSU Aisyiyah di Ponorogo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG, PONOROGO - RSU Aisyiyah Ponorogo belum menurunkan tarif tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

Saat ini, tes PCR di RSU Aisyiyah masih menggunakan tarif lama yaitu Rp 900 ribu.

Humas RSU Aisyiyah, Yudi Yuwono menyebut hingga kini pihak RSU Aisyiyah belum menerima surat edaran dari pemerintah terkait penyesuaian tarif PCR.

"Kami menunggu surat dari Dinas Kesehatan, karena sampai sekarang kita belum dapat suratnya," kata Yudi Jumat (20/8/2021).

Yudi mengaku RSU Aisyiyah akan siap menerapkan tarif yang baru begitu menerima surat edaran dari pemerintah.

Saat ini RSU Aisyiyah Ponorogo mampu melakukan tes sebanyak 84 sampel setiap harinya.

Yudi mengklaim, permintaan tes PCR mandiri juga masih tinggi walaupun tarif PCR belum turun.

"Semua masih belum ada perubahan harga. Harga reagen untuk tes PCR juga belum turun. Jadi kita masih menggunakan tarif lama," pungkasnya.

Seperti diketahui pemerintah telah menetapkan kebijakan baru mengenai tarif PCR Swab Test di Indonesia agar lebih terjangkau.

Melalui Instruksi Presiden Jokowi dan Kementerian Kesehatan, pemerintah resmi mematok tarif swab PCR sebesar Rp 450.000 – Rp. 550.000.

Pemerintah juga menekankan bagi para penyedia layanan swab PCR untuk menyediakan hasil tes maksimal dalam kurun waktu 1x24 jam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved