Berita Jember Hari Ini

Cara Pengajuan Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Cabang Jember, Awas Penipuan!

Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember telah menetapkan cara pengajuan permintaan plasma konvalesen (PK).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
thisismoney.co.uk
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember telah menetapkan cara pengajuan permintaan plasma konvalesen (PK).

Ketua PMI Cabang Jember Zaenal Marzuki minta masyarakat tidak percaya pada jasa penyediaan plasma konvalesen selain dari PMI.

Hal ini untuk menghindari penipuan dari pihak tidak bertanggung jawab terhadap keluarga pasien yang butuh plasma konvalesen.

"Kami imbau warga mengajukan layanan PK melalui Kantor UDD PMI Jember untuk mengindari penipuan dengan modus penyediaan plasma konvalesen mengatasnamakan PMI Jember," tegas Zaenal dalam rilis diterima SURYAMALANG.COM, Jumat (20/8/2021).

Tingginya permintaan PK membuka kemungkinan akan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Zaenal menjelaskan ada tiga cara permintaan plasma konvalesen  ke PMI.

Pertama, membawa formulir permintaan darah yang ditandatangani oleh dokter penanggung jawab pasien (DPJP) dari rumah sakit tempat pasien dirawat, sambil membawa sampel darah pasien.

Setiap kebutuhan PK dari rumah sakit dapat dipenuhi oleh UDD PMI Jember yang memiliki persediaan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit yang membutuhkan.

Permintaan dari rumah sakit akan dilayani oleh UDD PMI Jember yang memiliki kerjasama atau MoU dengan rumah sakit.

Kedua, keluarga pasien bisa datang langsung ke UDD PMI dengan membawa donor pengganti dan menyertakan surat permintaan plasma dari Rumah sakit.

"Ketiga, keluarga pasien datang langsung membawa surat permintaan dari RS jika stok darah plasma konvalesen tersedia di PMI Jember," sambungnya.

Zaenal Marzuki penetapan biaya pengganti penyediaan plasma konvalesen sesuai surat edaran PMI Pusat nomor 023/SK/PP PMI/III/2021 tertanggal 31 Maret 2021 tentang biaya pengganti penyediaan plasma konvalesen.

"Biaya pengganti dari seluruh yang dikeluarkan mulai dari  operasional seleksi donor hingga distribusi darah plasma konvalesen sesuai ketetapan sebesar Rp 2 juta - Rp 2,5 juta per satu kantong berisi 200 Ml," terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved