Berita Arema Hari Ini

Kisah Klasik Kurnia Meiga Bersama Arema, Penampilan Terakhir Hingga Rumor Kena Santet

Karier Kurnia Meiga bersama klub beralias Singo Edan itu mendadak berhenti ketika ia gantung sarung tangan karena penyakit yang dideritanya.

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kurnia Meiga 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kurnia Meiga lekat dengan predikat sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Arema.

Karier Kurnia Meiga bersama klub beralias Singo Edan itu mendadak berhenti ketika ia gantung sarung tangan karena penyakit yang dideritanya.

Penampilan terakhir Kurnia Meiga bersama Arema terjadi pada kompetisi musim 2017.

Saat itu, Kurnia Meiga menjaga gawang Arema ketika berhadapan dengan tuan rumah Barito Putera.

Kurnia Meiga tampil sebagai kiper utama dalam pertandingan yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin tersebut, dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.

Kiper asal Jakarta itu tentu tak menyangka jika laga itu bakal menjadi laga terakhirnya bersama skuad Singo Edan.

Gawang Meiga kebobobolan lebih dahulu oleh gol Douglas Packer di menit 43.

Gol itu membuat tuan rumah untuk sementara unggul hingga turun minum.

Kerja keras Arema berbuah hasil di sepuluh menit awal babak kedua saat Juan Pablo Pino sang marquee player menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat golnya di menit 55.

Tak lama berselang, di menit 68, Esteban Vizcarra melesakkan gol cantik untuk kemenangan Arema 2-1.

Usai tampil selama 90 menit dalam pertandingan tersebut, Kurnia Meiga terpaksa harus mengambil keputusan berat.

Dalam usia yang masih 27 tahun, kiper yang akrab disapa Ntong itu harus gantung sarung tangan.

Meiga terpaksa pensiun dini lantaran penyakit misterius yang menyerang indera penglihatannya.

Manajemen Arema dan keluarga yang berusaha menutup-nutupi penyakit tersebut membuat spekulasi tentang kondisi Meiga pun beredar luas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved