Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

Bupati Lumajang Thoriqul Haq Temukan Jejak Aliran Dana BPNT-PKH Masuk Rekening Pribadi Seseorang

Sebab dari jejak digital, ada bukti ketika bantuan BPNT dan PKH turun dari pemerintah malah ditransfer ke rekening pribadi.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
tony hermawan/suryamalang.com
Bupati Thoriqul Haq melakukan dialog dengan pemilik e-warung yang diduga menyunat Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Carut-marut penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Lumajang akhirnya menyita perhatian stakeholder.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, turun ke Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang untuk mengurai semua permasalahan.

Kali pertama datang, Bupati Thoriq langsung memantau posko pengaduan yang dibuka di Balai Desa Sawaran Kulon.

Sesekali dia membolak-balik berkas print out rekening para penerima bantuan.

Tidak hanya tindakan itu, Cak Thoriq sapaan karibnya juga memanggil pemilik e-warung dan oknum penyalur yang digadang-gadang memangkas dana BPNT.

Dalam dialog itu, Artika, pemilik e-warung berkelit bahwa semua bantuan telah diberikan kepada para penerima PKH dan BPNT sesuai nominal yang ditentukan.

Namun, hal yang janggal ketika penerima PKH/BPNT mengambil bantuan, pemilik e-warung memberikan subsidi itu secara dicicil.

"Saya diperintah Pak Fadil kalau warga dapat bantuan dikasihkan separoh. Sisanya diberikan hari berikutnya. Tapi kesalahan kami waktu ngasih di hari kedua tidak ada tanda tangannya," kata Artika, pemilik e-warung.

Selanjutnya, sikap berkelit juga ditunjukkan oleh Fadil selaku penyalur bantuan di Desa Sawaran Kulon.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved