Berita Lumajang Hari Ini

Bupati Thoriqul Haq Lapor Masalah BPNT Lumajang ke Mensos Risma, Minta Oknum Penyalur Diproses Hukum

Cukup banyak bukti-bukti pendistribusian Bansos BPNT dan PKH di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, bermasalah.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
tony hermawan/suryamalang.com
Bupati Lumajang Thoriqul Haq sidak untuk mengecek dugaan kasus sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Cukup banyak bukti-bukti pendistribusian Bansos BPNT dan PKH di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, bermasalah.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, memutuskan akan melaporkan kasus dugaan pelanggaran tersebut ke lembaga yang mengintervensi kedua Bansos tersebut, yakni Kementerian Sosial.

"Saya akan melaporkan kondisi ini ke Bu Menteri (Tri Rismaharini)," kata Thoriq saat turun tangani carut marut Bansos di Desa Sawaran Kulon.

Selain melaporkan kepada ke pihak Kementerian Sosial untuk melakukan pendalaman, Bupati Thoriq juga akan melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

Tujuannya agar praktik-praktik pelanggaran pendistribusian Bansos dapat diberantas.

"Saya minta oknum penyalur bulan depan sudah bisa diproses hukum," tegasnya.

Sementara itu, pantauan di Balai Desa Sawaran Kulon tempat yang dijadikan sebagai posko pengaduan masih ramai didatangi warga.

Pada hari ini (26/8/2021) petugas melayani dugaan pelanggaran pada pendistribusian Bansos Program BPNT.

"Untuk kerugian BPNT sementara belum bisa kami akumulasi. Sebab pelayanan masih akan kami buka sampai tanggal 31 Agustus," pungkas Ika Agustina, salah satu petugas posko pengaduan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved