Setahun Jadi Yatim Piatu, Bocah 6 Tahun di Ponorogo Tak Tahu Ortu Sudah Meninggal Karena Covid-19

Sudah setahun Alfiah menjadi yatim piatu karena covid-19. Tapi sampai sekarang dia hanya tahu bahwa orangtuanya masih berobat

Editor: eben haezer
tribun jatim/sofyan arif candra
Polsek Babadan Bersama Satgas Penanganan Covid-19 Desa Japan Memberikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu yang Ortunya Meninggal Terpapar Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG, PONOROGO - Agung Bayu Prayoga (16) hanya tinggal berdua dengan adiknya, Alfiah (6), di rumah mereka di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Mereka menjadi yatim piatu setelah orang tuanya meninggal terpapar Covid-19 setahun yang lalu.

Yoga, sapaan akrabnya mengatakan musibah tersebut terjadi saat bapaknya terserang Covid-19 terlebih dahulu lalu diikuti oleh ibunya.

Kedua orangtuanya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit beberapa hari namun sayang nyawanya tidak tertolong.

Kesedihan menyelimuti Yoga, namun siswa yang duduk di bangku SMA tersebut masih bisa bersyukur lantaran ia terutama adiknya yang saat itu masih berumur 5 tahun tidak tertular.

Alfiah sendiri tidak mengetahui jika kedua orangtuanya sudah meninggal dunia.

"Kadang nyariin. Adek taunya bapak sedang sakit berobat," kata Yoga, Jumat (27/8/2021).

Yoga sendiri adalah anak nomor 4 dari 5 bersaudara.

Sebelumnya, kakaknya sudah punya rumah sendiri dan tidak tinggal bersama orang tua, yoga, dan adiknya.

"Sekarang di rumah ada kakak, mbak juga ada," lanjutnya.

Saat ini, untuk kebutuhan sehari-hari Yoga dan Alfiah dipenuhi oleh kakaknya.

Namun jika kakaknya sedang tidak memasak, Yoga harus beli untuk kebutuhan dirinya dan adiknya.

Kadang kala, tetangga kanan kiri juga menunjukkan empatinya untuk memberikan uluran tangan kepada keluarga tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved