Breaking News:

1 Bocah Dikabarkan Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Karang Pilang Surabaya

Seorang anak dikabarkan meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan Bogangin I No.98, Kedurus, Karang Pilang, Surabaya, Sabtu (28/8) dini hari

Editor: eben haezer

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYAMALANG, SURABAYA - Seorang anak dikabarkan meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan Bogangin I No.98, Kedurus, Karang Pilang, Surabaya, Sabtu (28/8/2021) dini hari.

Informasinya, korban tewas itu seorang perempuan berinisial BFA (12).

Korban mengalami luka bakar. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Soetomo.

Selain korban tewas, dalam insiden tersebut, terdapat korban luka berat berjumlah dua orang, yakni Danang Sugiarto (35) dan Tatik Yuliati (35). Keduanya merupakan orangtua dari korban tewas.

"(Korban BFA) Meninggal di RS, setelah ada perawatan dari tim medis," ujar Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya Iptu Irwan Nugroho, Minggu (29/8/2021).

Terkait dugaan penyebab kebakaran. Irwan mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh anggota Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri, Cabang Surabaya dan Tim Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Surabaya.

"Penyebab belum diketahui. Nanti biar Tim Inafis yang klarifikasi," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Dedik Irianto menerangkan, insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu, melumat hampir seluruh bangunan rumah, dengan luas 6 x 10 meter persegi.

Ketiganya mengalami luka bakar karena berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus membesar.

Suami, Danang Sugiarto, berupaya menyelamatkan anaknya BFA (12) yang sempat terjebak di dalam rumah yang terbakar, dengan menembus kobaran api. 

"Untuk kondisi anak tidak sadar, untuk kondisi bapak Danang badan terbakar sebagian dan sadar," ujar Dedik dalam keterangan resminya, Sabtu (28/8/2021).

Sedangkan, sang istri, Tatik Yuliati yang saat itu sempat berlari ke kamar mandi untuk mencari perlindungan dari kobaran api, berhasil diselamatkan anggota tim pemadam.

Kemudian, lanjut Dedik, ketiganya dirawat ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Soetomo, untuk mendapat penanganan medis.

"Petugas PMK tiba, langsung berusaha menyelamatkan si ibu yang berada di kamar mandi dengan kondisi sadar tetapi banyak menghirup asap kebakaran," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved