Kamis, 16 April 2026

Info Ikan Cupang

Cara Mudah Kenali Ikan Cupang yang Bersedih, Lengkap Tips Mengatasi Agar Bisa Hidup Lebih Lama

Inilah cara mudah kenali ikan cupang yang bersedih dan jarang diketahui oleh pemiliknya lengkap tips perawatannya agar dapat hidup lebih lama.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Canva.com
ILUSTRASI - Cara mudah kenali ikan cupang yang bersedih 

SURYAMALANG.COM - Inilah cara mudah kenali ikan cupang yang bersedih dan jarang diketahui oleh pemiliknya.

Tak hanya itu, Anda juga dapat menyimak penyebab ikan cupang bersedih hingga tips perawatannya agar dapat hidup lebih lama.

Seperti diketahui penyebab ikan cupang bersedih umumnya lantaran pelepasan adrenalin dan kortisol ke dalam sistem mereka.

Hal itu yang menyebabkan warna ikan cupang memudar, kehilangan nafsu makan bahkan cenderung bersembunyi. 

Berikut beberapa tanda-tanda ikan cupang sedang sedih yang dilansir dari berbagai sumber:

1. Nafsu makan menurun

Perubahan atmosfer, metabolisme yang lambat, atau penyakit tertentu adalah penyebab paling umum, dan seringkali, cupang berhenti makan jika salah satu dari situasi ini terjadi.

Ikan cupang yang depresi mungkin makan, tetapi nafsu makan akan menurun dibanding dengan ikan cupang yang bahagia.

Terkadang, ikan cupang mungkin menunjukkan keengganan terhadap makanan yang tidak mereka kenali atau cium dengan baik.

Ini pada dasarnya bukan hal yang buruk, tetapi Anda tidak boleh memaksa ikan menjadi sesuatu yang baru yang mereka takuti atau tidak inginkan.

2. Ketidakpedulian

Banyak pemilik ikan cupang mengatur dekorasi di akuarium mereka dengan harapan ikan akan bermain dengan mereka dan dapat melepaskan diri dari kebosanan.

Ikan cupang yang bahagia akan gesit berenang di akuarium, namun ikan cupang yang tidak bahagia akan lebih tidak peduli.

Seperti dilansir melalui Kompas.com Kenali 6 Tanda Ikan Cupang Sedang Sedih

3. Hilangnya warna

Tanda yang bisa dilihat jika ikan cupang tidak bahagia adalah warnanya yang memudar, atau tampak kusam.

Perhatikan warna ikan cupang sebelumnya, apakah warna saat ini lebih memudar daripada biasanya atau tidak.

Ikan cupang betina akan menunjukkan garis-garis ini lebih jelas daripada ikan cupang jantan.

Kehilangan warna sebenarnya dapat dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang berbeda, tetapi garis-garis ini biasanya hanya menunjukkan satu hal, dan itu adalah stres.

4. Sirip ikan cupang menguncup

Bayangkan seekor cupang yang bergerak. Apa yang Anda ketahui tentang siripnya?

Organ-organ ini biasanya dipegang terbuka alih-alih ditarik kencang.

Ikan cupang suka membiarkan semua siripnya mengepul di air dan kemudian terlipat dengan baik.

Namun, kondisi sirip ikan cupang yang sedang tidak bahagia akan terlihat lebih menguncup.

5. Kelesuan dan pola renang tidak teratur

Bagi sebagian besar cupang, ini adalah tanda bahwa mereka semakin tua.

Cupang yang baru berusia beberapa tahun tetapi menunjukkan ini mungkin tidak dalam suasana hati yang tepat.

Cupang yang sedang beristirahat mungkin terlihat lesu. Seperti ikan lainnya, cupang banyak berenang di sekitar akuarium.

Terkadang, Anda akan melihat mereka tinggal di satu tempat begitu lama sehingga Anda harus melakukan sesuatu untuk membuat mereka pindah.

Ikan cupang yang stres dapat mengembangkan perilaku berenang yang aneh.

Berenang dengan panik tetapi tidak ke mana-mana, menggosok tubuh pada batu atau kerikil, menabrak bagian bawah tangki, dan mengunci sirip di samping adalah beberapa pola umum yang menunjukkan kondisi stres atau tidak bahagia yang serius.

6. Peningkatan agresi dan ketakutan

Bukan hal yang aneh jika ikan menunjukkan agresi terhadap pasangannya.

Jika cupang terlibat dalam bentrokan dengan teman satu akuarium dan gerakannya tampak tidak menentu, Anda harus memperhatikannya karena hal tersebut bisa termasuk tanda mereka tidak bahagia.

Cupang yang tampaknya bersembunyi di balik sesuatu mungkin berusaha menghindari bahaya. Hal ini dapat menyebabkan stres.

Penyebab Ikan Cupang Sedih

Adapun beberapa faktor yang dapat menyebabkan ikan cupang menjadi sedih, dengan mengetahui hal ini tentunya anda dapat meminimalisir hal-hal di bawah di ini untuk mencegah ikan menjadi sedih.

1. Kurang cocok dengan kadar air

Pada beberapa contoh kasus kadar air dan oksigen menjadi faktor kunci dalam keberlangsungan hidup ikan.

Lantaran hal itu sudah menjadi kewajiban bagi pemilik untuk selalu memperhatikan kandungan air dan oksigen.

Pasalnya untuk meminimalisir ikan cupang menjadi sedih.

2. Kurang tepatnya nutrisi makanan

Kurang tepatnya nutrisi yang diberikan seperti contoh anda terlalu banyak memberi makan ikan cupang.

Hal itu mengakibatkan banyak makanan ikan cupang yang tersisa.

Sisa makanan ini nantinya akan membuat akuarium menjadi kotor dan berpotensi untuk membuat ikan cupang sedih.

  • Tips Merawat Ikan Cupang

Pernapasan ikan cupang

Seperti ikan lainnya, ikan cupang mengambil oksigen dari air.

Namun, ikan cupang juga memiliki organ khusus yang memungkinkannya menghirup udara langsung dari permukaan air.

Organ inilah yang memungkinkan cupang hidup di air yang memiliki sedikit oksigen.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ikan dengan organ ini harus secara teratur menghirup udara di permukaan, bahkan jika ada cukup oksigen di dalam air itu sendiri.

Sayangnya, jika vas atau wadah kecil tersebut tidak memiliki ruang terbuka yang lebar di bagian atas, mereka bisa kekurangan oksigen yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Selain itu, memelihara ikan cupang di wadah yang kecil akan membuatnya sulit bergerak dan lebih seperti mengurung mereka karena keterbatasan ruang gerak.

Suhu air

Suhu air dalam vas atau wadah kaca kecil adalah masalah lainnya, sebab ketika ikan cupang dipelihara di dalamnya wadah kecil, mereka akan merasa lebih lesu karena suhu air yang rendah.

Ikan cupang terbiasa dengan iklim tropis, yang berasal dari negara-negara seperti Thailand, di mana iklimnya panas dan lembap sepanjang tahun.

Suhu air yang ideal untuk Betta adalah sekitar 80 derajat Fahrenheit. Tanpa pemanas, air dalam vas akan terlalu dingin.

Meskipun cupang dapat bertahan hidup pada suhu yang lebih rendah, ketika air terlalu dingin, mereka menjadi lesu dan bahkan mungkin menolak untuk makan.

Ikuti berita terkait ikan cupang dan lainnya.

Penulis: Ratih Fardiyah/Editor: Eko Darmoko/SURYAMALANG.COM.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved