Breaking News:

PT KAI Tunggu Arahan Pemerintah Soal Syarat Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Bagi Penumpang Kereta

PT KAI masih menanti arahan pemerintah mengenai syarat penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk para calon penumpang kereta api.

Editor: eben haezer
tribun jatim/fikri firmansyah
Calon penumpang kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

SURYAMALANG, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan pembaruan aturan pada ketentuan perjalanan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

Kata dia, yang terbaru, ada ketentuan anyar yang diterapkan untuk naik Kereta Api (KA) lokal, dimana dalam pelayanan tiket Go-Show KA lokal sejak dari 31 Agustus 2021, calon pelanggan KA lokal diwajibkan mencamtumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sesuai yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan transaksi pembelian Go-Show.

Tetapi untuk mendukung aktivitas physical distancing, diharapkan masyarakat yang akan membeli tiket KA lokal tetap menggunakan aplikasi KAI Access.

"KAI secara konsisten menerapkan persyaratan perjalanan menggunakan Kereta Api secara ketat. Hanya yang sesuai persyaratan yang diperbolehkan untuk naik Kereta Api," tegas Luqman Arif.

Luqman mengatakan, KAI juga mendukung langkah pemerintah untuk menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan naik Kereta Api sehingga semakin meningkatkan keamanan para pelanggan. Meskipun saat ini sendiri, KAI masih menunggu detail aturan dari Pemerintah untuk penerapannya di Kereta Api.

"Kendati begitu, sejak dari 23 Juli 2021, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI untuk membantu proses validasi dokumen kesehatan calon pelanggan dan memperlancar proses boarding," sambung dia.

Adapun untuk syarat naik Kereta Api Jarak Jauh dan KA Lokal hingga sampai sekarang masih belum berubah, dimana KAI tetap mengacu pada SE Kemenhub No 58 Th 2021 dan SE Satgas Penanganan Covid-19 No 17 Th 2021.

“Syarat menggunakan KA Jarak Jauh dan KA Lokal sejauh ini masih tetap belum ada perubahan. Namun, kami siap mengikuti jika ada perubahan ketentuan dari pemerintah,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved