Berita Malang Hari Ini

Kepala UPT Pemakaman Kota Malang, Taqruni Bantah Dugaan Pungli dan Penyelewengan Dana Insentif

Taqruni membantah temuan Malang Corruption Watch (MCW) terkait dugaan pungli dalam pemakaman Covid-19 di Kota Malang.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Taqruni membantah temuan Malang Corruption Watch (MCW) terkait dugaan pungli dalam pemakaman Covid-19 di Kota Malang.

Taqruni mengatakan dugaan MCW tersebut tidak benar.

Pasalnya, proses pemakaman tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pemakaman Kota Malang.

Baca juga: MCW Klaim Temukan Dugaaan Penyelewengan dan Pungli Insentif Pemakaman Covid-19

Menurutnya, nominal dalam pemakaman Covid-19 di Kota Malang sebesar Rp 1,5 juta yang diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2021.

Insentif tersebut diberikan kepada tim pemakaman dan tim penggali kubur yang masing-masing mendapatkan Rp 750.000 per jenazah.

Secara teknis, cairnya insentif tersebut setelah di data oleh kelurahan.

Dari kelurahan nantinya insentif tersebut bisa dicairkan kepada tim penggali kubur apabila yang menggali tersebut adalah warga.

"Misalkan keluarga korban sudah memberikan ongkos kepada penggali, maka insentif tersebut diserahkan kepada keluarga. Begitu sebaliknya."

"Karena kelurahan ini lebih tahu siapa tim penggalinya yang berhak mendapatkan insentif. Karena dia warganya," ucap Taqruni kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (2/9/2021).

Taqruni mengakui saat ini insentif untuk pemakaman memang belum cair mulai Mei 2021 sampai Agustus 2021.

Hal ini disebabkan karena adanya R-APBD 2021.

Dia membantah adanya pemotongan insentif Rp 100.000 sesuai temuan MCW.

Pasalnya setiap pemberian insentif, UPT Pemakaman telah melakukan dokumentasi dan pendataan kepada penerima.

"Kami bersama pimpinan selaku mendokumentasikan mengenai data dan yang yang sudah menerima sesuai haknya."

"Nanti ini akan kami cek lagi sehingga tidak ada juga dugaan atau fitnah yang mungkin berkembang menjadi yang lain-lain. Kami akan terima saran dari MCW itu dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved