Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Modus Pembobol Mesin ATM di Minimarket Mojokerto, Cat Semprot dan Tabung LPG 3 Kg Jadi Senjata

Kawanan pencuri gagal menggondol uang dari mesin ATM di dalam minimarket Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Zainuddin
Tribunnews
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Kawanan pencuri gagal menggondol uang dari mesin ATM di dalam minimarket Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Selasa (31/08/2021) dini hari.

Para pelaku sempat merusak mesin ATM menggunakan las protable.

Gagal merusak mesin ATM, para pelaku menggasak tiga slop rokok di etalase minimarket.

Kapolsek Gedeg, AKP Edi Purwo menduga masuk minimarket dengan cara memanjat menggunakan tangga.

Kemudian pelaku menjebol plafon, lalu masuk ke dalam minimarket.

"Pelaku menutup CCTV menggunakan cat semprot. Mereka sempat merusak mesin ATM tapi tidak bisa mengambil uangnya," kata Ed kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/9/2021).

Pelaku kabur setelah penjaga minimarket datang ke lokasi.

"Penjaga toko datang setelah mendengar alarm yang terhubung via ponsel."

"Saat penjaga ke lokasi, pelaku masih di dalam toko," jelasnya.

Karena datang sendirian, penjaga toko itu minta bantuan warga dan melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Gedeg.

"Saat kamu ke lokasi, pelaku sudah tidak ada," terangnya.

Polisi menemukan alat potong menyerupai las, tabung LPG 3 kilogram di dekat mesin ATM, obeng, dua sisa air mineral, dan cat semprot warna putih.

"Diperkirakan kerugian mencapai Rp 204 juta. Kerugian ini dari kerusakan mesin ATM dan tiga slop rokok yang hilang," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved