Breaking News:

Tempat Hiburan Malam Nyaru Jadi Depot dan Sediakan Puluhan Pemandu Lagu, Digerebek Satpol PP

Sebuah tempat hiburan malam nyaru menjadi depot dan resto. Saat digrebek, di dalamnya ada puluhan perempuan pemandu lagu.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Sejumlah pemandu lagu yang diamankan Satpol PP Surabaya dari sebuah tempat hiburan malam berkedok resto dan depot di Jl Kusuma Bangsa, Surabaya 

SURYAMALANG, SURABAYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya mengamankan puluhan pemandu lagu beserta tamunya dari sebuah tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU), Jumat (3/9/2021).

Pada masa PPKM level 3 di Surabaya, tempat hiburan malam yang masuk dalam kategori RHU seharusnya tidak boleh buka. 

Total, ada 22 pemandu lagu yang digiring ke Kantor Satpol-PP. Juga, ada sepuluh tamu yang turut diamankan. Kedatangan mereka diangkut dengan menggunakan truk Satpol-PP. 

Menariknya, pengamanan ini dilakukan selepas Magrib, sekitar pukul 18.00 WIB. "Kami mendapatkan laporan dari warga yang resah atas aktivitas di tempat ini," kata Kasi Pengawas Satpol PP Kota Surabaya Saiful Iksan ditemui di Surabaya, Jumat (3/9/2021). 

Ia menerangkan, tempat hiburan malam yang berada di Jalan Kusuma Bangsa, Kapasari, Kecamatan Genteng ini menamai tempatnya dengan sebutan Depot dan Resto. "Tulisannya depot, ternyata ada minuman keras," katanya. 

Ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan pemilik depot maupun tamu. Pertama, pengelola dinyatakan bersalah karena nekad buka tempat hiburan di masa PPKM level 3.

"Pemilik tempat ini kami denda Rp5 juta. Selain itu, kami juga beri sanksi larangan beroperasi," katanya. 

Sedangkan untuk pemandu lagu dan para tamu terkena sanksi karena melanggar protokol kesehatan. "Mereka berkerumun dan tidak menggunakan masker," katanya. 

"Sehingga, kami kenakan denda Rp150 ribu. Setelah kami data, kami berikan kewajiban mengikuti swab antigen dan apabila positif akan kami kirim ke tempat isolasi di Surabaya," katanya. (bob) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved