Kronologi Puluhan Orang Keracunan Nasi Berkat dari Acara Pengajian di Karawang, 1 Orang Meninggal

40 orang diduga keracunan nasi berkat dari acara pengajian di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang

Editor: Zainuddin
dementia.org
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - 40 orang diduga keracunan nasi berkat dari acara pengajian di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (2/9/2021).

Polres Karawang telah memeriksa 100 saksi terkait keracunan massal tersebut, mulai dari jamaah pengajian, penyelenggara acara, sampai warga yang memasak makanan tersebut.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana telah koordinasi dengan Puslabpor Mabes Polri untuk mengecek kandungan makanan yang membuat warga keracunan tersebut.

Sampel darah, urine, dan muntahan sejumlah korban keracunan nasi berkat itu telah dibawa untuk di uji laboraturium.

"Puslabpor Mabes Polri sudah mengambil semua sampel itu," ucap Oliestha, Minggu (5/9/2021)

Menurutnya, nasi berkat dimasak oleh sejumlah warga yang berbeda.

Nasi timbel, telur balado, dan botok atau udang kering dengan kelapa dibuat 15 porsi yang dimasak oleh E dan ibunya A (73).

Tempe bacem dimasak oleh I, dan urap dimasak oleh ET.

Saat ini polisi masih mencari sisa makanan untuk dijadikan sampel laboratorium forensik.

"Sekarang masih uji lab muntahan, urine, dan darah," terang dia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 40 warga diduga keracunan hidangan makanan di acara pengajian di Desa Cikampek Utara.

40 warga yang keracunan itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Cikampek Kota, Desa Pucung, dan Desa Cikampek Utara.

"dari 40 orang itu, sekitar 18 orang dirawat dan satu orang meninggal," kata Endang Suryadi, Kepala Dinkes Karawang, Sabtu (4/9/2021).

Endang menjelaskan satu orang meninggal itu bernama Ifah yang merupakan pembawa acara pengajian tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved