Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Nenek 75 Tahun di Ponorogo Meregang Nyawa di Tangan Cucunya Sendiri, Cangkul dan Pisau Jadi Bukti

Nenek Tuminah (75)yang malang ini meninggal dunia karena tindak kekerasan mengerikan yang dilakukan cucunya, Risky Putra di Desa Kesugihan Pulung

Editor: Dyan Rekohadi
google
Ilustrasi 

Penulis :  Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, PONOROGO -  Seorang nenek, Tuminah (75) warga Desa Kesugihan Kecamatan Pulung Ponorogo meregang nyawa di tangan cucunya sendiri Senin (6/9/2021).

Nenek malang ini meninggal dunia karena tindak kekerasan mengerikan yang dilakukan cucunya, Risky Putra.

Risky Putra membunuh neneknya yang sudah lumpuh itu menggunakan cangkul dan pisau.

"Ada luka yang sampai bisa mengakibatkan patah pada tulang kepala," kata dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri, dr Tutik Purwanti, Selasa (7/9/2021).

Dari analisa Tutik, benda yang digunakan untuk membunuh korban merupakan benda yang mempunyai massa dan berat 

Benda tersebut mempunyai tepi tipis tetapi tidak tajam.

"Benda tersebut diayunkan ke bagian kepala. Beberapa kali," kata Tutik.

Pihak kepolisian sendiri telah mengamankan pelaku dan akan membawanya Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim, Selasa (7/9/2021).

Kapolsek Pulung, Iptu Hariyadi mengatakan Risky diduga mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh neneknya sendiri dengan cara mencangkul kepalanya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved