Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kenaikan Cukai dan Harga Rokok Diduga Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Kenaikan tarif cukai dan harga rokok terjadi setiap tahun diduga jadi penyebab peredaran rokok ilegal makin subur.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/KMKP Bergerak
Ilustrasi - Rokok ilegal yang disita di Kepri dan dilaporkan ke Menkeu. Salah satu produk atau merek rokok ilegal itu disebut merupakan produk pabrik rokok di kabupaten Malang 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kenaikan tarif cukai dan harga rokok terjadi setiap tahun diduga jadi penyebab peredaran rokok ilegal makin subur.

Karena ilegal, maka negara juga tidak mendapat penerimaan dari pajak cukai dan tembakau. 

Tahun ini lewat PMK 198/2020, pemerintah kembali menaikkan tarif cukai hingga 16 persen dan rata-rata tertimbang sebesar 12,5 persen yang berlaku pada 1 Februari 2021.

Pemerintah memiliki harapan bahwa kenaikan tarif cukai tersebut dapat menjadi jalan bagi pemerintah untuk menekan prevalensi perokok dewasa hingga 32,3 – 32,4 persen. 

Serta prevalensi perokok anak-anak dan remaja turun menjadi 8,8 – 8,9 persen pada 2021.

Menurut Tim Peneliti Pusat Kebijakan Ekonomi (PPKE) FEB Universitas Brawijaya yaitu Imanina Eka Dalilah SE ME dan Joko Budi Santoso SE ME menyatakan ada fakta lain dengan kebijakan kenaikkan cukai rokok.

"Fakta menunjukkan bahwa selama lebih dari 10 tahun sejak tahun 2007, angka prevalensi merokok usia ≥ 15 tahun tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini menjadi indikasi bahwa kebijakan kenaikan cukai untuk menekan prevalensi merokok kurang efektif," jelas Imanina pada wartawan, Rabu (8/9/2021).

Sebaliknya, kenaikan tarif cukai dan harga rokok yang terjadi setiap tahun itu berdampak pada penurunan jumlah pabrikan rokok.

Peningkatan peredaran rokok ilegal dibandingkan dengan penurunan jumlah prevalensi merokok.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved