Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Puluhan Orang Jadi Korban Penipuan Modus Rekrutmen Pekerja Migran di Tulungagung

Wanita berinisial MRT (38) diduga menipu sejumlah orang dengan modus rekrutmen pekerja migran yang akan ditempatkan di Polandia.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
google
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Wanita berinisial MRT (38) diduga menipu sejumlah orang dengan modus rekrutmen pekerja migran yang akan ditempatkan di Polandia.

Kini wanita asal Desa/Kecamatan Rejotangan ini harus mendekam di penjara Polres Tulungagung.

"Korbannya ada puluhan orang. Kami sudah minta keterangan 10 saksi," terang Iptu Didik Riyanto, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (7/9/2021).

Sebenarnya MRT mempunyai perusahan pelatihan bahasa asing.

Namun MRT menyalahgunakan perusahaan itu seolah sebagai Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

Lewat perusahaan ini, MRT aktif mencari calon pekerja migran dan dijanjikan dipekerjakan di Polandia.

"Dia promosi lewat media sosial. Namun ada pula korban yang didatangi secara langsung," ungkap Didik.

Setiap calon pekerja migran diminta membayar Rp 25 juta sampai Rp 50 juta.

Uang ini dipakai untuk pengurusan administrasi dan semua keperluan penempatan.

Namun sejak 2019, belum ada satu pun pekerja migran yang sudah diberangkatkan ke Polandia.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved