Breaking News:

Tindakan Saipul Jamil Datangi Hotman Paris Setelah Diboikot TV, Muncul Pertanyaan Baru untuk KPI

Tindakan Saipul Jamil datangi Hotman Paris setelah diboikot stasiun televisi, kini muncul pertanyaan baru untuk KPI

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/kolase Instagram @hotmanparisofficial/Tribunnews.com/Herudin
Hotman Paris (kanan) dan Saipul Jamil (kiri) banjir kecaman boikot dan surat dari KPI 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tindakan Saipul Jamil mendatangi Hotman Paris memunculkan pertanyaan baru untuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). 

Saipul Jamil sebagai mantan narapidana kasus pencabulan dan suap banjir petisi boikot dari publik agar tidak lagi tampil di televisi. 

Menindaklanjuti keresahan publik, KPI mengeluarkan surat ke stasiun televisi atas glorifikasi kebebasan Saipul Jamil

Akibat surat tersebut, beberapa stasiun televisi langsung membatalkan kontrak pekerjaan dengan Saipul Jamil.

Belakangan ini, Saipul Jamil mendatangi pengacara Hotman Paris untuk mempertanyakan pemahaman surat tersebut secara hukum. 

"Saipul Jamil datang ke saya menanyakan surat KPI tanggal 6 September 2021 yang judulnya tindak lanjut keberatan masyarakat," ujar Hotman Paris dilansir dari video Instagram-nya dikutip dari TribunnewsBogor.com 'Saipul Jamil Ngadu ke Hotman Paris'

Kepada Hotman Paris, Saipul Jamil lantas bertanya perihal implikasi surat dari KPI tersebut terhadap karirnya.

Menurut Hotman Paris, tidak ada penegasan dari KPI mengenai Saipul Jamil dilarang tampil di televisi.

Namun, gara-gara surat dari KPI tersebut, Saipul Jamil mengaku dirinya mengalami kerugian.

Beberapa kontrak pekerjaan untuk Saipul Jamil mendadak dibatalkan pihak stasiun televisi usai surat dari KPI tersebut dibuat.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved