Breaking News:

Sosok

Potret Diana Savitri Hidayati, Bahaya Perundungan

Bullying atau perundungan tak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tapi juga di lingkungan kerja.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
sylvianita widyawati/suryamalang.com
Potret Diana Savitri Hidayati SPsi MPsi. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Bullying atau perundungan tak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tapi juga di lingkungan kerja.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Diana Savitri Hidayati SPsi MPsi menyatakan, perundungan terjadi karena kondisinya memungkinkan.

"Dalam prosesnya, ada tiga pihak yang terlibat, yaitu pelaku, korban, dan penonton. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan perundungan, namun yang pasti hal itu dapat terjadi karena kondisi yang memungkinkan,” ungkap dosen kelahiran Surabaya itu, Kamis (9/9/2021).

Didi, panggilan akrabnya, ada beberapa penyebab seseorang menjadi pelaku maupun korban dari tindak perundungan

Dari sisi pelaku, biasanya ia merasa dominan dan berhak untuk mengintimidasi pihak lain yang terlihat lemah atau tidak akan melawan.

Pola asuh dan lingkungan yang salah juga dapat menyebabkan seseorang memiliki sifat demikian.

Dalam kasus perundungan di kantor KPI, tingkat perkembangan usia para pihak yang terlibat adalah dewasa madya. 

Hal ini menunjukan bahwa pelaku dari kecil sudah biasa melakukan perundungan dan hal itu berlanjut hingga ke lingkungan kerja.

“Kalau dari sisi korban, biasanya korban memiliki kepribadian yang lemah. Hal ini dapat berupa konsep diri yang negatif seperti selalu merasa dirinya salah atau merasa dirinya sudah biasa untuk dikalahkan," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved