Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sebanyak 169 Anak di Kota Malang jadi Yatim/Piatu Akibat Orangtua Terpapar Covid-19

SURYAMALANG.COM - Imbas orangtua terkena Covid-19, banyak anak menjadi yatim/piatu di Kota Malang. Jumlahnya mencapai 169 anak.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM - Imbas orangtua terkena Covid-19, banyak anak menjadi yatim/piatu di Kota Malang. Jumlahnya mencapai 169 anak.

"Saya sudah minta Dinsos agar mereka dijadikan anak asuh oleh ASN," kata Sutiaji saat di Hotel Savana mengisi sarasehan kegiatan MUI, Minggu (12/9/2021).

Selain itu juga ada ibu hamil dan anaknya yang meninggal dunia saat usia kandungan mencapai 6-8 bulan.

Ia mencontohkan ada ibu hamil usia delapan bulan. Ketika di USG beratnya lebih dari 2 kg. Tapi ketika dioperasi dalam usia kandungan delapan bulan, beratnya jadi kurang dari 1 kg.

Ibu dan anak tak terselamatkan. Hanya ada dua RS di Malang Raya yang bisa melakukan operasi pada ibu melahirkan yang terkena Covid-19. Yaitu di RS UMM dan RSSA. Menurutnya, saat pandemi Covid-19 merupakan ujian berat kepala daerah.

Jika ada masyarakat tidak tertib dicemooh. Kalau ditertibkan juga dicemooh. Di satu sisi, dalam grup-grup WA, pandemi Covid juga jadi bahan ghibah, hoax. Dalam era digital, semua terekam. Dan harusnya dalam kondisi seperti ini jadi lebih bertaqwa.

Di beberapa daerah di Jatim, levelnya juga sudah banyak yang turun. Seperti Kabupaten Lamongan, Pasuruan sudah level 1.

"Saya telepon pada kepala daerahnya agar jangan euforia," kata Sutiaji.

Sehingga berapapun levelnya, maka harus tetap dijaga prokesnya.

Saat ini di Kota Malang sedang percepatan vaksin untuk siswa SMP, SMA, SMK.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved