Berita Jember Hari Ini
Begal Payudara di Jember Ditangkap, Sudah Beraksi 10 Kali
Polisi berhasil menangkap pelaku pelecehan begal payudara di Desa Sidomukti Kecamatan Mayang Jember.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: isy
Berita Jember Hari Ini
Reporter: Sri Wahyunik
Editor: Irwan Sy (ISY)
SURYAMALANG.COM | JEMBER - Polisi berhasil menangkap pelaku pelecehan begal payudara di Desa Sidomukti Kecamatan Mayang.
Pelaku berinisial To (24) adalah warga Desa Sumberkejayan Kecamatan Mayang.
"Betul, kami berhasil mengamankan pelaku. Dari interogasi kami, dia mengakui perbuatannya," ujar Kapolsek Mayang Iptu Bejul Nasution kepada Surya, Senin (13/9/2021).
Polisi bergerak cepat setelah Sabtu (11/9/2021) mendapatkan laporan dari Kepala Desa Sidomukti Sunardi Hadi.
Kades itu melapor jika ada warganya yang menjadi korban pelecehan, berbentuk menyentuh payudara, atau akrab disebut begal payudara.
"Kami mendapatkan ciri-ciri terduga pelaku, juga sepeda motor yang dipakainya. Dari situlah, kami mengidentifikasi terduga pelaku. Kami berhasil amankan dia di Pasar Burung Mayang," imbuh Bejul.
Kepada polisi, To mengakui perbuatannya.
Bahkan, dia tidak hanya tiga kali melakukan begal payudara.
To mengaku 10 kali melakukan begal payudara di tiga kecamatan yakni Mayang, Pakusari, dan Silo. Sebagai gambaran, tiga kecamatan ini saling bertetangga.
Sementara polisi mendapatkan laporan dari tujuh orang yang mengaku menjadi korban begal payudara di Kecamatan Mayang.
To mengaku mendapatkan kepuasan ketika melakukan perbuatan tersebut.
Dia mengaku terangsang ketika melihat perempuan.
Karenanya, dia kerap melancarkan aksinya di jalanan sepi.
Ketika situasi sepi, To memepet calon korbannya dan langsung memegang payudara si korban, kemudian tancap gas.
"Ada kepuasan melakukan itu," ujar To.
Dia mengaku sudah melakukan perbuatan cabul itu 10 kali di Kecamatan Mayang, Pakusari, dan Silo.
Atas pengakuan tersebut, polisi hendak memeriksakan kondisi kejiwaan To.
To sendiri sudah menikah dua kali.
Istri keduanya merupakan warga Desa Sidomukti, desa yang menjadi lokasi perbuatan cabul terakhirnya.
Baca juga: 3 Cewek Jadi Korban Pelecehan di Desa Sidomukti, Jember
Di Desa Sidomukti sendiri, ada tiga orang yang mengaku menjadi korban begal payudara.
Korban terakhir adalah seorang guru SD ketika hendak menuju sekolahnya, Sabtu (11/9/2021).
Dari pengaduan dan laporan warga inilah, aksi To terungkap. Kini To sudah mendekam di sel Mapolsek Mayang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pelaku-begal-payudara-di-kecamatan-mayang-jember.jpg)