Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UM Masuk Final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa Lewat Cell Space

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan media pembelajaran biologi sel berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan media pembelajaran biologi sel berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mereka masuk final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa yang diselenggarakan Kemendikbud lewat Cell Space (CS) pada 18 September 2021. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan media pembelajaran biologi sel berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Mereka masuk final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa yang diselenggarakan Kemendikbud lewat Cell Space (CS).

"Final akan diadakan pada 18 September 2021," jelas Ketua Tim CS, Jasmin Nurul Izza pada suryamalang.com, Senin (13/9/2021).

Mahasiswa yang terlibat dari berbagai prodi di UM.

Mereka adalah Jasmin Nurul Izza dari jurusan biologi, Zahra Firdaus (research and material creator) dari jurusan biologi, Moch Dicky Novaldi (developer) yang berasal dari Game Animasi, dan Tubagus Nurulloh sebagai desainer dari jurusan Seni dan Desain.

Dikatakan dia, media Cell Space tercipta dilatar belakangi kondisi pandemi yang menyebabkan mahasiswa yang penempuh mata kuliah biologi sel dari berbagai universitas tidak mampu merepresentasikan struktur sel.

Sebab selama ini hanya melihat objek sel berupa gambar pada ebook, video, dan ppt.

Produk CS dibranding dengan nama Cell-Space : Cell Study Place Media Pembelajaran Triplerepresentatif Berbasis Website sebagai Langkah Digitalisasi Sistem Pembelajaran Biologi Sel dikembangkan menggunakan metode Research and Development. Sedang keunggulan CS berupa e-flipbook berbasis website.

Sehingga bisa mengkoneksikan mahasiswa dan dosen se-Indonesia dalam ruang belajar biologi sel.

"Selain itu bisa memberikan representasi ganda objek sel melalui augmented reality juga menampilkan video virtual reality 360˚," tambah Jasmin.

Adanya Cell Space diharapkan mampu meningkatkan literasi teknologi dan hasil belajar kognitif siswa dengan masifnya penggunaan teknologi saat mengoperasikan dalam web dan aplikasi.

"Di sisi lain juga ada peningkatan hasil belajar diperoleh melalui ruang diskusi yang mempertemukan mahasiswa dan dosen berbagai universitas," tambahnya.

Keunggulan CS ini diantaranya adalah fitur yang user friendly. Materi dan media telah tervalidasi oleh ahli, fitur simpan materi, fitur report untuk menghindari pelanggaran SARA, dan lainnya.

"Semoga dengan hadirnya CS bisa mengintegrasikan pembelajaran sesuai kurikulum serta mendukung tercapainya kompetensi abad 21 yakni 4C: Critical thinking, Communication, Collaboration, Creativity dalam rangka MBKM," tandas mahasiswa ini.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved