Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

11 Terduga Teroris Jatim yang Dipindah ke Mabes Polri Adalah Anggota Jaringan Jamaah Islamiyah

Sebanyak 11 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror dalam operasi di Jatim beberapa waktu lalu dipindah ke Mabes Polri.

Editor: isy
sugiharto/suryamalang.com
Pemindahan terduga teroris dari Polda Jatim ke Mabes Polri Jakarta, Kamis (18/3/2021). 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 11 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri dalam operasi di Jatim beberapa waktu lalu, merupakan anggota kelompok teror Jamaah Islamiyah (JI).

Sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (15/9/2021), mereka telah diberangkatkan dengan pengawalan ketat ke Mabes Polri Jakarta, melalui jalur udara di Bandara Juanda Surabaya.

"Jaringan Jamaah Islamiyah (JI)," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko di Mapolda Jatim, Rabu (15/9/2021).

Selain para terduga teroris itu, Gatot mengungkapkan, pihak Densus 88 juga membawa barang bukti (BB) yang berkaitan dengan para terduga teroris itu.

Mulai dari senjata tajam, hingga senjata api jenis rakitan.

"Itu yang kemarin terakhir ditangkap di Malang, Surabaya, Sidoarjo. Semua ada 11 orang. Barang bukti yang dibawa ada beberapa senjata tajam, senjata rakitan," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), JI merupakan kelompok teror yang berafiliasi dengan Al-Qaeda di Afganistan.

Tentu hal ini berbeda dibanding dengan kelompok teror lainnya seperti Jamaah Asharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.

Sejak jama orde baru, ratusan orang simpatisan JI dikirim untuk melakukan pelatihan militer di kamp-kamp militer di Afganistan, dan kamp militer di Filipina sebagai kamp militer di kawasan Asia Tenggara.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved