Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang dan Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal

Bea Cukai terus menggempur peredaran rokok ilegal yang begitu marak di kalangan masyarakat.

Editor: Zainuddin
Pemkot Malang
Pemusnahaan barang bukti rokok ilegal tanpa pita cukai asli yang berhasil diamankaan dari hasil operasi petugas Bea dan Cukai. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bea Cukai terus menggempur peredaran rokok ilegal yang begitu marak di kalangan masyarakat.

Sebagai upaya meningkatkan pengawasan terhadap barang kena cukai (BKC) ilegal serta menekan tingkat peredarannya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang melakukan tindakan dalam kegiatan operasi pasar.

Di samping itu, Bea Cukai Malang bersinergi dengan Pemerintah Kota Malang untuk melakukan edukasi seputar rokok ilegal, seperti ciri-cirinya dan sanksi bagi penjualnya serta bagaimana cara mengenali pita cukai asli.

Kepala KPP Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo, SE menyampaikan selama 2021, Bea Cukai Malang telah melakukan 81 penindakan di bidang cukai. Perkiraan kerugian negara dari penindakan cukai pada tahun 2021 kurang lebih Rp4.528.641.720, angka kerugian negara ini naik sebesar 86% dari tahun 2020.

Adapun hasil dari penindakan terdapat sebanyak 9.595.780 batang rokok ilegal di mana jumlah ini naik sebesar 125% dari tahun 2020 dan 3.838.740 ml MMEA ilegal yang turun 40% dari tahun lalu.

gambar bea cukai

“Rokok ilegal adalah rokok impor atau rokok produksi dalam negeri yang berada di peredaran bebas dan disiapkan untuk penjualan eceran, tetapi tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh ketentuan tentang rokok ilegal dan sanksinya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai,” jelasnya.

Lima jenis rokok ilegal, di antaranya rokok tanpa pita cukai (polos) adalah rokok yang tidak dilekati pita cukai resmi dari pemerintah, rokok dengan pita cukai palsu adalah rokok yang menggunakan/dilekati pita cukai palsu atau dipalsukan pada kemasan rokok, rokok dengan pita cukai bekas adalah rokok yang pada kemasannya dilekati pita cukai bekas atau yang sudah dipakai sebelumnya dengan maksud menghindari cukai.

“Selanjutnya, rokok menggunakan pita cukai yang bukan haknya (salson) adalah rokok yang dilekati pita cukai perusahaan rokok lain. Kemudian, rokok dengan pita cukai tidak sesuai jenis dan golongannya (saltuk) adalah rokok buatan mesin (SKM) yang kemasannya dilekati pita cukai  untuk rokok buatan tangan (SKT). Sanksi bagi pelanggar berupa pidana penjara dan pidana denda sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang telah diatur,” paparnya.

Data bea cukai
Data bea cukai ()

Di samping itu, seluruh kemasan  penjualan eceran  hasil tembakau harus  dilekati pita cukai.

Sehingga penting mengetahui apa saja ciri-ciri pita cukai yang asli dan benar.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved