Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

DPRD Trenggalek Minta Pemkab Anggarkan Dana Bosda Madin di APBD Perubahan

DPRD Trenggalek minta Pemkab mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Diniyah (Madin) di APBD Perubahan (APBD) 2021.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
suryamalang.com

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – DPRD Trenggalek minta Pemkab mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Diniyah (Madin) di APBD Perubahan (APBD) 2021.

Saat ini APBDP 2021 masih proses pembahasan.

Anggaran Bosda Madin ikut teralihkan untuk penanganan Covid-19 pada awal tahun 2021.

Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam mengatakan anggaran Bosda Madin penting untuk dimunculkan kembali pada pembahasan APBD Perubahan 2021.

Sebab, dana Bosda Madin termasuk penunjang bagi sekolah diniyah dan para guru yang pendapatannya tak seberapa.

Sebenarnya Pemkab Trenggalek telah menganggarkan Bosda Madin senilai Rp 693 juta pada APBD 2021.

Namun, dana itu teralihkan untuk penanganan pandemi.

"Saat pandemi seperti ini, suport spiritual sangat penting. Ini salah satunya ada di pondok pesantren dan madin. Jadi anggaran Bosda Madin harus ada kembali,” kata Samsul kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (16/9/2021).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Trenggalek, Totok Rudijanto mengatakan pihaknya telah mengoordinasikan usulan masuknya anggaran Bosda Madin pada APBD P tahun ini.

Pihaknya telah menyampaikan hal tersebut ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Kami akan kawal terus supaya bisa terealisasi," kata Totok.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved