Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Malang Sedang Dikejar Waktu Penuhi Target 50 Persen Vaksinasi Covid-19

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan jika pihaknya sedang dikejar target capaian vaksinasi Covid-19 sebesar 50 persen.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Ilustrasi - Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan jika pihaknya sedang dikejar target capaian vaksinasi Covid-19 sebesar 50 persen.

Sebagai konsekuensi, Jika dalam bulan ini capaian vaksinasi di Kabupaten Malang tidak mencapai 50 persen, makan level PPKM Kabupaten Malang bisa jadi  kembali ke level 4.

"Sekarang yang jadi renungan soal vaksin Covid-19 itu, kalau (bulan Oktober) tidak sampai 50 persen, kita akan terancam naik ke level 4. Makanya terus kami targetkan agar vaksinasi bisa mencapai 50 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Malang," terang Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (22/9/2021).

Kendati dikejar waktu, Wahyu tetap optimistis capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Malang mencapai 50 persen dalam bulan September ini.

Sebagai solusi percepatan, Wahyu mengajak semua relawan untuk berpartisipasi melancarkan vaksinasi.

"Kami sekarang sudah menggerakkan semua. Relawan kita gerakan, kita juga dapat bantuan (vaksinator) Polres dan Kesdam. Selain itu kita juga meminta kepada ASN yang ada di kecamatan-kecamatan. Terutama guru dan bidan, kita latih untuk bisa jadi tenaga administrasi," tutur Wahyu .

Terbaru, Pemkab Malang berupaya agar dalam sehari bisa melakukan vaksinasi sebanyak 50.000 vaksin Covid-19.

Sementara itu, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang baru mencapai 30 persen.

Kata Wahyu, dibandingkan dengan beberapa daerah di Jawa Timur, capaian di Kabupaten Malang masih lebih tinggi.

"Karena kemarin malem di Situbondo itu baru 11 persen. Dan di Pamekasan, di Madura itu rata-rata masih 20 persen. Sedangkan sebenarnya kita kemarin kan sebenarnya karena ketersediaan vaksin Covid-19," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved