Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kasus Penggunaan NIK Oleh Orang Lain Untuk Vaksin, Menurut Dirjen Bukan Pencurian NIK

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Prof Zudan Arif Fakrulloh menanggapi pemakaian NIK milik pelajar SMKN 6 Kota Malang yang dipakai orang lain

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
Canva.com
Ilustrasi vaksin. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasus pemakaian NIK milik pelajar SMKN 6 Kota Malang yang dipakai oleh orang lain untuk vaksinasi, ditanggapi Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Kamis (23/9/2021).

Terdeteksinya pemakaian ini saat siswa hendak vaksin pertama. 

Tapi ternyata datanya, kedua pelajar tersebut NIK-nya dipakai oleh orang Jakarta dan Karawang, Jawa Barat.

Kejadiannya saat akan vaksin pertama pada 16 September dan 21 September 2021 di lokasi vaksin yang berbeda tapi semua di Kabupaten Malang.b

"Tidak ada ada pencurian NIK. Biasanya itu terjadi karena salah input. Kasus ini terjadi karena  dulu PeduliLindungi dan PCare belum terintegrasi dengan data Dukcapil."

"Sehingga NIK yang masuk tidak terverifikasi dengan data Dukcapil," jelas Zudan dalam chat WA pada suryamalang.com, Kamis (23/9/2021).

Namun sekarang, lanjutnya, setelah terintegrasi dengan Dukcapil.

"Silahkan masyarakat atau pelajar yang NIK-nya terpakai oleh orang lain bisa menghubungi PeduliLindungi di no 119," jelas Zudan.

Fatah Nasikh, Waka Humas SMKN 6 Kota Malang menyatakan, meski yang mendapat masalah jumlahnya tidak signifikan.

Namun dalam percepatan vaksinasi ternyata ditemukan hal seperti itu terkait data kependudukan.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved