Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

1697 Buruh Tani Tembakau di Lumajang Diusulkan Dapat BLT Hasil Cukai

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lumajang berharap, pemerintah segera menyalurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada petani

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Eko Darmoko
Kuswanto Ferdian
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Dwi Wahyono, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lumajang berharap, pemerintah segera menyalurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada para petani tembakau.

Pasalnya, petani saat ini mengalami masa-masa sulit. Pada tahun 2022 pemerintah pusat berencana menaikkan tarif cukai rokok.

Wacana itu bagi petani adalah ancaman. Sebab, kenaikan cukai rokok dianggap bisa mengurangi serapan tembakau.

"Tembakau itu bukan seperti bahan pokok  beras. Beras naik, gabah ikut naik. Tapi kalau tembakau tidak. Cukainya naik, bahan bakunya malah turun. Otomatis pabrik menekan efisiensi."

"Memungkinkan sekali pabrik ambil tembakau dari impor karena harganya jauh lebih murah. Mangkannya kesejahteraan petani harus dipikirkan dulu," katanya.

Dwi menyebut, subsidi tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 206 Tahun 2020.

Sebanyak 35 persen DBHCHT diperuntukan untuk kegiatan sosial, seperti memberikan subsidi agar petani dapat meningkatkan produksi kualitas tembakau.

"Ada 1.697 buruh tani tembakau yang kami usulkan. Setiap bulan mereka bisa dapat Rp300 selama 8 bulan," ujarnya.

Dwi berharap subsidi tersebut bisa segera dicairkan. Sebab selain menghadapi wacana  kenaikan cukai, nasib petani tembakau tahun ini merana. Serapan tembakau petani tidak semaksimal sebelum negara dilanda pandemi Covid-19.

Sehingga dengan adanya subsidi tersebut, petani dan buruh tani tembakau tetap tetap bergairah menanam tembakau.

"Sebetulnya dana BLT ini sudah diwacanakan dari bulan Mei lalu. Tapi karena juknisnya baru keluar sehingga dirapel pada September ini. Ya semoga tidak mundur lagi," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved