Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Pemkab Tulungagung Hentikan Asuransi Usaha Tani Padi, Dana Subsidi Dialihkan untuk Beli Burung Hantu

Pemkab Tulungagung mengalihkan anggaran subsidi asuransi usaha tani padi untuk membeli burung hantu.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
Shutterstock
Ilustrasi burung hantu 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung mengalihkan anggaran subsidi asuransi usaha tani padi untuk membeli burung hantu.

Pengalihan anggaran ini karena saat ini asuransi untuk mengantisipasi kegagalan panen padi ini sudah ditutup oleh pemerintah pusat.

Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Edi Purwo Santoso mengatakan penghentian program asuransi ini berlaku sejak Agustus 2021.

"Jadi, sudah tidak bisa mendaftar sejak Agustus 2021. Kami kembalikan pendaftar ke petani," terang Edi kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (1/10/2021).

Penghentian program asuransi usaha tani padi ini buntut refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Sebelum penutupan program ini sudah ada 164 hektar lahan yang sudah diasuransikan.

Sementara program nasional, Tulungagung dibebani luas lahan 500 hektar untuk diasuransikan.

"Capaiannya memang rendah karena minat petani untuk ikut program ini juga rendah," ungkap Edi.

Edi menjelaskan besar premi asuransi usaha tani padi ini sebesar Rp 180.000 per hektare.

Dari jumlah itu, 80 persen di antaranya atau Rp 144.000 disubsidi oleh pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved