Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Peternak Benih Ikan Patin Tulungagung Kembali Menggeliat, Permintaan Naik 50 Persen

Pembudidaya benih ikan patin di Tulungagung kembali menggeliat setelah mengalami peningkatan permintaan.

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Ilustrasi - Peternak ikan patin di Tulungagung sedang memberi makan ikan patin miliknya. 

Etak membesarkan benih ini hingga ukuran sekitar baterai kecil A3 dan dijual Rp 300 per ekor.

Permintaan pun naik sejak dua bulan lalu sebesar 50 persen.

"Pokoknya kalau sebelumnya kulak dari Bogor Rp 10 juta per bulan, sekarang bisa Rp 15 juta per bulan," ungkap Eta.

Dalam satu bulan Etak bisa menjual 150.000 hingga 200.000 ekor benih patin.

Permintaan datang dari lokal Tulungagung hingga kota-kota lain di wilayah Jawa Timur.

Etak yakin ke depan permintaan benih ikan patin akan terus meningkat.

"Sekarang yg kemarin beralih ke ikan hias, sekarang sudah balik lagi ke patin.  Jadi kemungkinan permintaan akan terus meningkat," pungkasnya.

Ikan patin menjadi salah satu produk perikanan darat andalan Tulungagung selain lele.

Ikan bersungut mirip lele ini sempat menembus produksi 50 ton berhari.

Daging patin Tulungagung bahkan sempat dikirim ke Arah Saudi untuk konsumsi jamaah haji.

Namun di saat pandemi ini produksi patin anjlok antara 15-20 ton per hari. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved