Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kurangi Polusi Udara, DLH Kota Malang Gelar Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Roda Empat

Kurangi polusi udara di wilayah Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang gelar uji emisi gas buang kendaraan roda empat.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Suasana kegiatan uji emisi gas buang kendaraan yang dilakukan oleh DLH Kota Malang, Selasa (5/10/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kurangi polusi udara di wilayah Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang gelar uji emisi gas buang kendaraan roda empat. Kegiatan tersebut digelar di Jalan Simpang Balapan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (5/10/2021).

Dari pantauan SURYAMALANG.COM, seluruh kendaraan roda empat yang melewati Jalan Simpang Balapan, akan diarahkan ke tempat pemeriksaan.

Ada tiga titik tempat pemeriksaan, dua tempat untuk kendaraan berbahan bakar bensin, sedang satu tempat untuk kendaraan berbahan bakar solar.

Sebelum melakukan pemeriksaan, petugas DLH menyampaikan kepada pemilik kendaraan, tujuan pelaksanaan dari uji emisi tersebut. Setelah itu, dilanjutkan dengan pendataan pemilik dan kendaraan.

Kemudian, petugas akan memasukan sebuah alat pada knalpot mobil yang diperiksa. Dengan aba-aba petugas, pengemudi menginjak gas agar rpm mobil naik. Dari pemeriksaan tersebut, akan diketahui emisi gas buang kendaraan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, uji emisi gas buang kendaraan adalah agenda rutin DLH Kota Malang.

"Untuk kegiatan kali ini, kami selenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 5,6,7 Oktober. Untuk uji emisi gas buang kendaraan, dilakukan di Jalan Simpang Balapan, untuk traffic counting (penghitungan laju kendaraan yang melintas) digelar di Alun-Alun Merdeka, lalu untuk uji udara ambien dilakukan di GOR Ken Arok," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/10/2021).

Dirinya menjelaskan, uji emisi dilakukan untuk melihat kadar emisi yang dihasilkan kendaraan. Karena, kandungan hasil pembakaran yang menjadi emisi gas buang dari kendaraan, terdiri dari beberapa macam jenis yang memiliki efek merugikan.

Mulai dari Karbon Monoksida (CO) dengan sifat tidak berbau dan berwarna namun beracun, Hidrokarbon (HC) yang berasal dari pembakaran yang tidak sempurna, Karbon Dioksida (CO2) yang memiliki imbas pada lingkungan, dan Nitrogen Oksida (NOx) yang bisa mengakibatkan ganguan saluran pernapasan.

"Kalau ada kendaraan yang dalam uji emisinya tidak lulus, pemilik kendaraan tidak kami berikan sanksi. Namun, kami sarankan untuk segera dibawa ke bengkel untuk setel mesin," jelasnya.

Dalam kegiatan uji emisi tersebut, pihak DLH Kota Malang telah melakukan pemeriksaan kepada 300 kendaraan.

"Untuk data sementara, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.54 WIB, yang sudah diuji emisi sekitar 365 dari target 500 kendaraan. Kami lakukan kegiatan ini, hingga pukul 16.00 WIB. Kami berharap melalui kegiatan ini, pemilik kendaraan bisa lebih memperhatikan kondisi mobilnya. Sehingga, dapat ikut berpartisipasi membantu mengurangi polusi udara," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved