Breaking News:

Berita Kediri Hari Ini

Remaja 15 Tahun Bunuh Pacarnya Cewek 14 Tahun di Kediri, Kuasa Hukumnya Minta Kasus Dihentikan

Kuasa Hukum Pelaku Pembunuhan cewek 14 tahun di Gurah Kediri minta polisi untuk menghentikan proses penyelidikan dengan adanya temuan baru

Penulis: Farid Farid | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Farid Mukarrom
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono bersama Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha saat melakukan pres rilis terkait kasus pembunuhan di Gurah Kediri Selasa (28/9/2021). Taufik Dwi Kusuma Pengacara pelaku pembunuhan (Kanan) 

"Kami berharap pihak kepolisian, melakukan trobosan penyelesaian hukum dengan cara diversi, hal ini dapat dilakukan oleh penyidik kepolisian (diskresi) tersebut kepada anak tanpa dengan meneruskannya ke jaksa penuntut umum," tandasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres AKP Rizkika Atmadha saat dikonfirmasi mengenai desakan dari pengacara, menjelaskan jika pihaknya akan tetap melakukan proses penyidikan hingga ke penuntutan.

"Pasal yang kita lakukan adalah delik formil, apabila ada permintaan untuk menghentikan saya rasa jauh (tidak mungkin)," jelas Rizkika, Selasa (5/10/2021).

Sebelumnya, polisi menyampaikan fakta baru kasus pembunuhan cewek 14 tahun di Gurah Kediri.

Fakta baru itudalam kasus pembunuhan remaja Q asal Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ini salah satunya adalah mengenai kehamilan korban Q.

Korban dinyatakan tidak dalam kondisi hamil saat meninggal.

"Hasilnya sudah keluar pada tanggal 1 Oktober kemarin dan korban meninggal dalam keadaan tidak hamil," jelas Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha, Selasa (5/10/2021).

Selain itu juga sebelum meninggal atau sebelum peristiwa pembunuhan, diduga korban dan pelaku sempat melakukan hubungan layaknya suami istri.

Hal ini sejalan dengan penemuan sperma dan darah pada tubuh korban yang juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan cewek 14 tahun ini bermula dari penemuan sesosok mayat oleh Samsuri (50) warga Desa Tiru Lor yang hendak memberi makan ternak, pada Jumat (24/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved