Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Alasan Jalan Baru Tembusan Ranugrati Muharto Belum Prioritas Pembangunan Pemkot Malang Tahun Ini

Wali Kota Malang, Sutiaji menilai akses keluar masuk yang dari arah Muharto itu terlalu dekat dengan persimpangan Kedungkandang.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar H
Jalan Ranugrati tembusan ke Muharto yang belum menjadi program prioritas dari Pemkot Malang untuk penambahan jalan baru di tahun 2021 ini. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Jalan tembusan Ranugrati Muharto belum menjadi prioritas pembangunan dari Pemerintah Kota Malang pada tahun ini.

Jalan baru yang digadang-gadang dapat memecah kemacetan itu, ternyata dikhawatirkan akan menambah kemacetan baru di persimpangan Kedungkandang.

Wali Kota Malang, Sutiaji menilai akses keluar masuk yang dari arah Muharto itu terlalu dekat dengan persimpangan Kedungkandang.

Oleh sebab itu, pembuatan jalan baru di lokasi tersebut masih belum menjadi prioritas utama di tahun ini.

"Selain berdekatan dengan persimpangan Kedungkandang, ternyata di sana juga masih ada tanah yang belum kami bebaskan. Jadi masih belum menjadi prioritas kami," ucap Sutiaji, Sabtu (9/10/2021).

Padahal di awal tahun ini, jalan tembusan Ranugrati Muharto ini masuk ke dalam prioritas pembangunan penambahan jalan baru di Kota Malang selain pembangunan Jembatan Tlogomas dan jalan tembusan pintu tol ke Sulfat.

Akan tetapi, dalam prosesnya, hanya pembangunan jembatan Tlogomas yang menghubungkan daerah Tlogomas ke Saxophone dan pembuatan jalan baru di Jalan Danau Jonge untuk tembusan pintu tol ke Sulfat yang kini sedang dalam proses pembangunan.

"Intinya pembuatan jalan baru ini dilakukan, agar meminimalisir kemacetan di sejumlah titik yang ada di Kota Malang," ujarnya.

Khusus untuk di Ranugrati tembusan Muharto juga bisa menjadi jalan alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di daerah Polehan, dan Muharto Kota Malang.

Termasuk di persimpangan Jalan Puntodewo yang diharapkan dapat memecah arus lalu lintas.

Apalagi, Pemkot Malang telah menjadikan Jalan Raya Sawojajar menjadi jalan kembar yang masing-masing satu arah.

Jalan tersebut yang saling berhadapan langsung dengan rencana jalan tembusan Ranugrati ke Muharto tersebut.

"Kini tinggal pembebasan lahan saja. Tapi gak banyak. Sebagian sudah selesai. Kalau semua sudah tinggal diaspal saja," tandasnya.

Berita terkait Malang

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved